Suara.com - Memiliki rumah melalui skema KPR (Kredit Pemilikan Rumah) masih menjadi impian banyak orang. Namun, di tengah maraknya penggunaan pinjaman online (pinjol), muncul satu pertanyaan penting: apakah pinjol memengaruhi pengajuan KPR?
Jawabannya adalah, iya, pinjol dapat memengaruhi pengajuan KPR. Dampaknya bisa positif maupun negatif, tergantung bagaimana Anda mengelola pinjaman tersebut. Untuk memahami hubungan keduanya secara utuh, berikut penjelasan lengkap yang perlu Anda pahami.
Bagaimana Bank Menilai Pengajuan KPR?
Saat Anda mengajukan KPR, bank tidak hanya melihat penghasilan bulanan. Mereka akan melakukan penilaian menyeluruh terhadap kondisi finansial Anda, termasuk riwayat kredit.
Penilaian ini dilakukan melalui sistem SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dalam sistem ini, seluruh riwayat pinjaman Anda tercatat, mulai dari:
- Kredit kendaraan
- Kartu kredit
- Cicilan lainnya, termasuk pinjaman online (pinjol) legal
Artinya, penggunaan pinjol bukan sesuatu yang “tidak terlihat”. Semua aktivitas pinjaman Anda menjadi bahan pertimbangan utama bagi bank sebelum menyetujui KPR.
Pengaruh Pinjol terhadap Pengajuan KPR
Pengaruh pinjol terhadap KPR tidak bersifat mutlak. Bank akan melihat beberapa aspek berikut:
1. Status Pembayaran Kredit
Riwayat pembayaran menjadi faktor paling krusial. Dalam SLIK, status kredit dibagi menjadi beberapa kolektibilitas:
- Kolek 1: Lancar
- Kolek 2: Dalam perhatian khusus (telat < 90 hari)
- Kolek 3–5: Bermasalah atau macet
Jika Anda berada di kolek 1, peluang KPR masih terbuka lebar. Sebaliknya, jika pernah mengalami keterlambatan atau gagal bayar, risiko penolakan akan meningkat signifikan.
2. Rasio Utang terhadap Penghasilan (DSR)
Bank juga menilai Debt Service Ratio (DSR), yaitu persentase cicilan terhadap penghasilan bulanan. Umumnya, batas aman berada di kisaran 30–40%.
Baca Juga: OJK Izinkan Punya Utang di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Ini Aturan Barunya
Sebagai gambaran, jika penghasilan Anda Rp5 juta per bulan, maka total cicilan ideal maksimal sekitar Rp1,5–Rp2 juta. Jika sebagian besar sudah terpakai untuk pinjol, kemampuan Anda untuk mengambil KPR akan dianggap rendah.
3. Jumlah Pinjaman Aktif
Memiliki banyak pinjol aktif, meskipun lancar, tetap bisa menjadi pertimbangan negatif. Hal ini karena bank melihat adanya ketergantungan terhadap utang, yang meningkatkan risiko gagal bayar di masa depan.
4. Pola Perilaku Finansial
Bank juga menilai kebiasaan finansial Anda secara keseluruhan. Misalnya:
- Sering mengambil pinjaman kecil
- Mengandalkan utang untuk kebutuhan harian
- Memiliki arus kas yang tidak stabil
Pola seperti ini bisa membuat profil Anda dianggap berisiko tinggi.
Apakah Punya Pinjol Otomatis Ditolak?
Jawabannya adalah tidak selalu. Anda tetap memiliki peluang untuk mendapatkan KPR meskipun pernah menggunakan pinjol, selama kondisi berikut terpenuhi:
- Pinjaman relatif kecil
- Pembayaran selalu tepat waktu
- Tidak ada tunggakan
- DSR masih dalam batas aman
- Penghasilan stabil
Pinjol pada dasarnya hanyalah alat finansial. Selama digunakan dengan bijak, keberadaannya tidak langsung menjadi penghalang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Daftar Harga Mesin Cuci LG Front Loading 8 Kg Terbaru, Mulai dari Rp4 Jutaan
-
Munif Taufik Dijuluki Justice Collaborator Kasus FH UI, Apa Ancaman Hukumannya?
-
Hari Kartini 21 April 2026 Apakah Libur? Cek Ketentuan Resmi Menurut SKB 3 Menteri
-
6 Mesin Cuci 2 Tabung Harga Rp1 Jutaan yang Hemat Listrik, Cocok untuk Rumah Tangga
-
7 Rekomendasi Kacamata Anti Sinar UV 400, Lindungi Mata dari Sengatan Godzilla El Nino
-
4 Ancaman Hukuman Berat Menanti 16 Mahasiswa UI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Grup Chat
-
7 Parfum Wanita yang Tercium dari Jarak Jauh, Murah Cuma Rp30 Ribuan
-
Front Loading vs Top Loading, Ini Kelebihan dan Kekurangan Mesin Cuci 1 Tabung
-
Bukan Whistleblower, Munif Taufik Dicap Netizen Justice Collaborator di Kasus FH UI, Apa Bedanya?
-
5 Rekomendasi Primer yang Tahan Lama, Bikin Makeup Menempel Seharian