Suara.com - Program pemberdayaan UMKM bertajuk “Waktunya STARt” sukses diselenggarakan di Rumah Perubahan. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Rumah Perubahan dengan TikTok Shop Tokopedia, dalam upaya mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu beradaptasi dan berkembang di era digital.
Diselenggarakan dalam format one-day intensive program, acara ini menghadirkan rangkaian kegiatan praktis mulai dari pembuatan akun TikTok Shop, pelatihan live selling, hingga praktik langsung pembuatan konten dan simulasi penjualan.
Program ini juga dilengkapi dengan sesi networking dan business clinic yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk berkonsultasi langsung dengan para ahli.
Sebanyak 80 UMKM dari berbagai daerah di Indonesia turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, yang terdiri dari berbagai kalangan usia, baik muda maupun lebih senior. Keberagaman ini menciptakan dinamika yang unik, di mana para peserta tidak hanya belajar dari materi yang diberikan, tetapi juga saling berbagi pengalaman, membangun relasi, serta mengajari satu sama lain dalam memahami dunia digital.
Salah satu highlight utama dalam program ini adalah pendekatan pembelajaran berbasis praktik yang melibatkan kolaborasi antar peserta. Melalui metode ini, peserta diajak untuk langsung terjun dan mengaplikasikan materi yang telah dipelajari dalam situasi nyata.
"Salah satu momen paling berkesan dalam program ini adalah aktivitas kolaboratif di mana para peserta dibagi ke dalam beberapa tim untuk membuat konten upselling secara langsung," ujar Agus Sastrawan, Head of Training and Consulting Division Rumah Perubahan.
Antusiasme peserta terlihat dari berbagai respons positif terhadap kegiatan ini.
"Menurut saya kegiatan yang paling menarik adalah membuat konten per tim," ucap Bu Lilik, salah satu partisipan Waktunya STARt.
“Pemateri nya juga jago. Bisa menyampaikan materinya secara mudah dan bisa dipahami oleh saya sendiri dan teman-teman yang awam media sosial” jelas Erika, salah satu partisipan Waktunya STARt.
Baca Juga: QRIS Sudah Ada, Tapi Kenapa Pemilik Salon Masih Hitung Manual Tiap Malam?
Selain itu, peserta juga mengikuti live selling simulation, showcase produk, serta diskusi interaktif, yang semakin memperkaya pengalaman belajar mereka dalam memahami strategi pemasaran digital secara langsung dan relevan.
Melalui pendekatan yang praktis dan kolaboratif, program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi para pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan daya saing di era ekonomi digital.
Program “Waktunya STARt” menjadi bagian dari komitmen bersama antara Rumah Perubahan dan TikTok Shop Tokopedia dalam mendukung transformasi dan pertumbuhan UMKM Indonesia agar lebih adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. ***
Berita Terkait
-
Pertanian dan UMKM Jadi Andalan Ekonomi Baru
-
Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas
-
Ada Wacana Larangan Peredaran Vape, Apa Efeknya ke Ekonomi?
-
Bukan Sekadar April Mop, Harga Plastik Melejit hingga 50 Persen: Sanggupkah UMKM Kita Bertahan?
-
Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Klasemen Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Wajib Menang Besar atas Timor Leste demi Gusur Vietnam
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
5 Zodiak yang Bakal Bertemu Cintanya Pada Juni 2026, Anda Salah Satunya?
-
Berapa Harga Tiket Piala Dunia 2026? Ini Daftar Harganya di AS, Meksiko, dan Kanada
-
Jerawat Tak Lagi Hanya Diobati dari Permukaan, Teknologi Laser Kini Sasar Sumber Masalahnya
-
Profil Dr. Timothy Astandu, Orang Indonesia Pertama yang Menjelajahi 197 Negara
-
Terpopuler: Sosok Alexandra Askandar hingga Cara Nonton Piala Dunia 2026 di Indonesia
-
Menggambar dan Mewarnai, Cara Menyenangkan Asah Kreativitas Anak Sejak Dini
-
5 Lip Balm Paling Laris dengan Review Positif untuk Lembapkan Bibir Kering
-
5 Moisturizer Lokal Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas menurut Review dan Harga
-
Fandom Mark Lee Salurkan 5 Hewan Qurban untuk 300 Warga Pelosok Jawa Barat
-
FIFA World Cup 2026 Makin Dekat, Ini Cara Seru Menikmati Euforianya Bersama Keluarga