- Restoran Baia Nonna resmi mendapatkan sertifikasi halal pada tanggal 21 April 2026 guna memberikan rasa aman bagi konsumen.
- Pihak manajemen melakukan penyesuaian bahan baku melalui vendor kredibel untuk menjamin kehalalan kuliner Peranakan tanpa mengurangi cita rasa.
- Sertifikasi ini menjadikan menu khas Peranakan di Baia Nonna lebih inklusif dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia.
Suara.com - Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kehalalan makanan, kebutuhan akan kuliner yang tidak hanya lezat tetapi juga memberikan rasa aman semakin menjadi perhatian utama.
Hal ini juga berdampak pada meningkatnya minat terhadap hidangan Peranakan yang dikenal kaya rasa, hasil perpaduan budaya Tionghoa, Melayu, hingga Indonesia.
Kini, pengalaman menikmati sajian tersebut tidak lagi harus disertai kekhawatiran, seiring hadirnya berbagai restoran yang berkomitmen menghadirkan kuliner autentik dengan jaminan halal.
Salah satu yang menonjol adalah Baia Nonna, restoran Peranakan yang resmi mengumumkan sertifikasi halal pada 21 April 2026 bertepatan dengan momentum Hari Kartini.
Pemilihan tanggal ini bukan tanpa alasan, melainkan sarat makna simbolik tentang perpaduan tradisi dan kemajuan yang tetap relevan dengan gaya hidup masyarakat modern.
“Kami memang sengaja memilih tanggal 21 April karena bertepatan dengan Hari Kartini, apalagi brand kami mengedepankan sosok Nonna berkebaya yang merepresentasikan nilai tradisi dan kehangatan keluarga,” ujar Brand Manager Baia Nonna, Kearney Sarwono.
Kearney juga menambahkan bahwa proses menuju sertifikasi halal bukanlah perjalanan yang sederhana.
“Dalam tiga sampai empat bulan terakhir, tantangannya cukup besar karena tidak semua vendor bisa memenuhi standar halal. Kami harus melakukan penyesuaian dan mencari vendor baru tanpa mengurangi kualitas rasa,” jelasnya.
Upaya tersebut mencakup adaptasi bahan baku, termasuk penggunaan bahan impor yang kini telah disesuaikan dengan standar halal melalui kerja sama dengan vendor lokal maupun internasional.
Baca Juga: Seni Wastra di Atas Meja: Resto Takeover yang Hadirkan Menu Favorit Kartini
“Beberapa bahan seperti butter memang masih impor, tapi semuanya sudah melalui proses sertifikasi halal yang ketat,” tambahnya.
Dari sisi kuliner, Baia Nonna menghadirkan beragam menu Peranakan yang dirancang untuk bisa dinikmati berbagai kalangan dan berbagai waktu makan. Cita rasa yang dihadirkan merupakan perpaduan Malaysia, Singapura, dan Indonesia yang familiar namun tetap memiliki karakter kuat.
Beberapa menu andalan yang menjadi favorit pengunjung antara lain Ayam Berempah dengan aroma rempah yang kaya, Basmati Rice yang lembut dan ringan, Lamb Biryani dengan bumbu khas yang kuat, Fried Black Hokkien Mee dengan cita rasa smoky yang khas, Signature Laksa yang creamy dan gurih, serta Kwetiau Siram dengan saus kental yang menggugah selera.
Selain itu, masih banyak pilihan menu lainnya yang dirancang untuk memberikan pengalaman kuliner Peranakan yang lengkap dan variatif.
“Menu kami dibuat agar bisa dinikmati kapan saja, baik untuk lunch, afternoon tea, maupun dinner. Kami juga terus melakukan pembaruan menu agar tetap sesuai dengan selera pasar,” ujar Kearney.
Di balik pengalaman kuliner tersebut, Baia Nonna berada di bawah naungan GF Culinary Group yang telah berpengalaman lebih dari 20 tahun di industri F&B. Hal ini memastikan standar kualitas rasa, pelayanan, hingga atmosfer restoran tetap terjaga dengan baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
Terkini
-
5 Cara Tenang Hadapi UTBK 2026 agar Tidak Gemetar saat Ujian
-
Sejarah Hari Buku Sedunia: Mengapa 23 April Menjadi Simbol Literasi Global?
-
Profil Luky Alfirman Dirjen yang Dicopot Purbaya: 30 Tahun Mengabdi di Keuangan, Punya Harta Jumbo
-
6 Rekomendasi Serum Retinol yang Ampuh Hempas Kerutan dan Flek Hitam
-
Marina Express, Speedboat Bisnis dan Pelancong yang Nyaman, Punya Radar Keamanan Canggih
-
Tak Sekadar Wisata, Bagaimana Edukasi dan Restorasi Sains Menjaga Terumbu Karang?
-
Profil Febrio Nathan: Dirjen Kemenkeu yang Dicopot Purbaya, Punya Harta Belasan Miliar
-
5 Rekomendasi Micellar Water yang Efektif Bersihkan Maskara Waterproof
-
Mengenal 3 Zodiak Elemen Api: Aries, Leo, dan Sagitarius Si Paling Membara
-
5 Rekomendasi Bedak Padat Two Way Cake yang Murah tapi Bagus, Pori-Pori Tersamarkan