-
Bangunan Daycare Little Aresha Yogyakarta kini resmi disegel dengan garis polisi.
-
Trauma kekerasan pada anak usia dini berdampak buruk hingga usia dewasa.
-
Kenali tanda anak menjadi korban melalui emosi yang mendadak meledak-ledak.
Akibatnya, fungsi kognitif menurun, anak sulit memusatkan perhatian, dan prestasi akademiknya anjlok.
Dalam jangka panjang, kondisi ini bahkan meningkatkan risiko demensia atau pikun di usia tua.
3. Tiba-tiba Takut pada Orang Tertentu
Salah satu tanda paling nyata adalah perubahan sikap sosial. Anak yang menjadi korban kekerasan biasanya tumbuh menjadi pribadi yang penuh curiga dan sulit percaya pada orang lain, bahkan kepada orang tuanya sendiri.
Perhatikan jika anak menunjukkan ketakutan berlebih pada sosok tertentu.
Misalnya, jika ia mengalami androphobia atau takut pada laki-laki karena mendapat kekerasan dari oknum pengasuh pria atau sebaliknya.
Mereka cenderung menarik diri dan rentan mengalami kesepian yang mendalam.
4. Gangguan Kesehatan Fisik yang Muncul Tiba-tiba
Kekerasan tidak hanya meninggalkan bekas luka memar. Trauma psikis yang hebat dapat memicu masalah kesehatan kronis.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Mobil Listrik 7 Seater, Kabin Lega Harga Masuk Akal
Anak yang tertekan secara mental berisiko lebih tinggi terkena asma, serangan panik, hingga gangguan makan.
Jika dibiarkan hingga dewasa, sisa trauma ini bisa memicu penyakit serius seperti jantung koroner, stroke, diabetes, hingga obesitas akibat stres yang berkepanjangan.
5. Menjadi Agresif atau Meniru Perilaku Kekerasan
Anak adalah peniru ulung. Jika mereka mendapatkan kekerasan di daycare, ada risiko mereka akan mempraktikkan hal yang sama kepada teman sebaya atau mainannya.
Jika tidak ditangani oleh psikolog, siklus ini akan terus berlanjut hingga mereka dewasa dan berpotensi menjadi pelaku kekerasan saat menjadi orang tua nanti.
Pesan untuk Orang Tua
Kasus Little Aresha di Yogyakarta adalah alarm keras bagi kita semua. Jika Anda melihat perubahan perilaku sekecil apa pun pada buah hati setelah pulang dari daycare, jangan ragu untuk menyelidiki.
Segera cari bantuan profesional seperti psikolog atau psikiater jika anak menunjukkan tanda-tanda trauma.
Jangan biarkan masa depan mereka hancur karena kelalaian dalam memilih tempat penitipan.
Berita Terkait
-
Build Fanny Tersakit 2026: Rekomendasi Item dan Emblem untuk Dominasi Jungle
-
Berkaca dari Kasus Little Aresha Yogyakarta, Ini 6 Cara Cek Izin Resmi Daycare
-
Terpopuler: 5 HP Snapdragon 8 Gen 5 Terbaik hingga Rekomendasi HP Motorola Kamera Bagus
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik 7 Seater, Kabin Lega Harga Masuk Akal
-
5 Rekomendasi Lip Tint dan Blush On 2in1 untuk Hasil Makeup Flawless Alami dan Minimalis
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Ada Fosil Dinosaurus 20 Meter!
-
Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh
-
Arsenal Gunakan Jalur Agen untuk Datangkan Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Gerah
-
Setara Institute Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Desak Tim 9 Utamakan Supremasi Hukum
-
Cegah Konflik Keluarga! BRI Beri Cara Mudah Amankan Warisan untuk Anak dan Cucu
-
3 Klub Asing Tiba di Indonesia untuk Piala Presiden Elite 2026, Panitia Apresiasi Dukungan Imigrasi
-
Perkuat Ekonomi, Apa Itu Dana Bagi Hasil Tambang dan Kenapa Perlu Dievaluasi?
-
Duel Berdarah di Sampang: Tak Terima Ibu Dipacari Lansia, Anak Nekat Carok
-
Soroti Febrie Adriansyah Tanpa Rompi dan Borgol, Legislator Gerindra: Tak Ada yang Kebal Hukum
-
Bukan Sekadar Nostalgia, Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Merayakan Perjalanan Hidup