- Taksi listrik Green SM diduga terlibat dalam kecelakaan beruntun KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi pada April 2026.
- Green SM menawarkan sistem bagi hasil dengan potensi penghasilan mencapai Rp8 juta per bulan bagi mitra pengemudi resmi.
- Pihak Green SM mendukung investigasi gabungan KAI, Kemenhub, dan polisi untuk mengungkap penyebab pasti gangguan operasional kereta api tersebut.
Suara.com - Sebuah taksi listrik Green SM, juga dikenal sebagai Xanh SM, sempat diduga menjadi pemicu awal rangkaian kecelakaan beruntun antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026.
Taksi hijau itu mogok di tengah perlintasan sebidang JPL 85 dekat Bulak Kapal, tertemper KRL, hingga membuat rangkaian kereta berhenti mendadak. Namun setelah ditelusuri, taksi Green SM berada di jalur berbeda dari tabrakan kereta api.
Hal ini membuat netizen turut penasaran tentang taksi Green SM dari Vietnam, terutama berapa gaji driver Green SM yang mengemudikan taksi tersebut?
Pertanyaan ini muncul karena insiden tersebut menyoroti risiko pekerjaan driver taksi online, khususnya armada listrik yang sedang naik daun di Jakarta dan sekitarnya.
Green SM Indonesia, perusahaan taksi listrik asal Vietnam, memang sedang agresif merekrut mitra driver di Indonesia. Lantas, berapa sebenarnya penghasilan mereka?
Menurut informasi resmi dari situs Green SM dan lowongan kerja yang beredar, perusahaan menjanjikan potensi penghasilan hingga Rp8 juta per bulan.
Sistemnya bukan gaji pokok tetap, melainkan bagi hasil (revenue sharing). Driver bisa mendapatkan porsi hingga 55 persen dari setiap order argo, sementara sisanya untuk perusahaan.
Untuk argo di atas Rp500.000, bagi hasil bisa 50:50, tapi driver menanggung biaya pengisian listrik sendiri. Karena mobil listrik, biaya operasional jauh lebih murah dibanding taksi bensin—sekitar Rp80.000 untuk 280 km per hari.
Pengalaman driver nyata yang dibagikan di media sosial dan forum komunitas menunjukkan variasi penghasilan yang cukup signifikan.
Baca Juga: Prabowo Pastikan Ada Kompensasi bagi Korban Kecelakaan KA di Bekasi Timur
Seorang driver di Facebook komunitas Taksi Listrik Xanh SM Indonesia menyebut rata-rata penghasilan Rp1,8 juta per minggu karena sering dapat bonus. Itu artinya bisa mencapai Rp7-8 juta per bulan jika konsisten.
Sementara vlog driver lain di YouTube menunjukkan penghasilan bersih Rp455.000 dalam satu hari onbid dengan target Rp600.000. Sementara cerita di TikTok dan Instagram mengklaim penghasilan harian Rp150.000–400.000 tergantung order, lokasi (Bekasi, Jakarta, Kapuk, Cinere), dan jam operasional.
Banyak driver yang bekerja 10-12 jam sehari untuk memaksimalkan income.
Selain bagi hasil, Green SM menawarkan benefit lain seperti asuransi sosial (BPJS), pelatihan komprehensif, kendaraan listrik baru (VinFast), dan dukungan operasional.
Syarat menjadi driver relatif mudah: usia 21-55 tahun, SIM A/B aktif, KTP Indonesia, serta pengalaman mengemudi minimal 6 bulan. Proses pendaftaran gratis melalui situs resmi id.greensm.com atau mitra rekrutmen.
Meski demikian, insiden Bekasi Timur memicu kritik tajam. Green SM resmi buka suara melalui Instagram @id.greensm pada 28 April 2026. Perusahaan menyatakan “menaruh perhatian penuh” terhadap insiden, telah menyerahkan informasi ke pihak berwenang, serta siap mendukung investigasi penuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Siapa Saja Kru Masinis Argo Bromo? Ungkap Masalah Sinyal Usai Kecelakaan Tabrak KRL
-
Selamat Tinggal Gas Melon, Bahlil Siapkan Alternatif Pengganti LPG
-
Urutan Skincare Wardah Malam untuk Cegah Penuaan Usia 30 Tahun ke Atas
-
3 Krim Mengandung Calendula untuk Atasi Kemerahan dan Cegah Penuaan, Mulai Rp30 Ribuan
-
10 Tanda Anak Menjadi Korban Kekerasan Seksual, Jangan Sepelekan Perubahan Fisik dan Perilaku Ini
-
Bukan di Depan atau Belakang, Ini Bagian Gerbong Kereta yang Paling 'Aman' Jika Terjadi Kecelakaan
-
Dituding Jadi Penyebab Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Gaji Driver Green SM Hampir Rp10 Juta?
-
4 Parfum untuk Anak Sekolah yang Wangi Tahan Lama dan Murah di Minimarket
-
Prabowo Hadiri Resepsi El Rumi, Bisakah Orang Biasa Undang Presiden ke Pernikahan?
-
Mengenal Istilah Black Cat Energy dalam Dinamika Percintaan Modern, Beda dengan Cuek