Lifestyle / Food & Travel
Selasa, 28 April 2026 | 12:00 WIB
taksi Green SM (dok. Green SM)
Baca 10 detik
  • Taksi listrik Green SM diduga terlibat dalam kecelakaan beruntun KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi pada April 2026.
  • Green SM menawarkan sistem bagi hasil dengan potensi penghasilan mencapai Rp8 juta per bulan bagi mitra pengemudi resmi.
  • Pihak Green SM mendukung investigasi gabungan KAI, Kemenhub, dan polisi untuk mengungkap penyebab pasti gangguan operasional kereta api tersebut.

Mereka menegaskan pengemudi selamat dan tidak ada penumpang saat kejadian. Namun, pernyataan itu dikritik karena minim kata maaf dan ucapan duka kepada korban.

Dirut KAI Bobby Rasyidin juga curiga insiden taksi mogok di rel menjadi pemicu gangguan sinyal dan sistem perkeretaapian di emplasemen Bekasi Timur.

Hingga berita ini ditulis, investigasi gabungan KAI, Kemenhub, dan polisi masih berjalan. Publik menanti hasil resmi apakah ada kelalaian dari pihak driver Green SM atau faktor lain seperti sinyal kereta.

Load More