Terjadi pada hari Senin pagi, tanggal 19 Oktober 1987, di wilayah Pondok Betung, Bintaro. Dua kereta yang terlibat adalah KA 220 Ekonomi Patas dari Tanah Abang ke Merak dan KA 225 Lokal Rangkasbitung ke Jakarta Kota. Keduanya bertabrakan langsung di tikungan berbahaya di jalur Bintaro.
Kecelakaan yang sangat menyedihkan ini menyebabkan lebih dari 139 orang tewas dan membuat sedikitnya 254 orang lainnya menderita luka.
4. Tabrakan KRL Ratu Jaya Depok 1993
Peristiwa ini melibatkan dua rangkaian kereta rel listrik ekonomi yang berjalan dari arah yang berlawanan di jalur rel yang sama. Tabrakan yang keras di Desa Ratu Jaya menyebabkan bagian kepala dari rangkaian kereta menjadi melengkung dan saling tumpang tindih.
Kecelakaan terjadi karena adanya kesalahpahaman dalam penyampaian informasi antara petugas pengatur perjalanan kereta api di Stasiun Depok Lama dan Stasiun Citayam.
Karena kesalahan itu, satu rangkaian KRL berangkat dari Depok Lama, sedangkan rangkaian lainnya melanjutkan perjalanan dari Citayam. Kecelakaan tersebut menyebabkan 20 orang tewas dan sekitar 100 orang lainnya mengalami cedera.
5. Tabrakan antara KA Empu Jaya dan KA Gaya Baru Malam Selatan
Terjadi pada 25 Desember 2001 di Stasiun Ketanggungan Barat, Brebes, Jawa Tengah. KA Empu Jaya menghantam KA Gaya Baru Malam Selatan yang sedang berhenti di lokasi stasiun.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kecelakaan tersebut terjadi karena kesalahan yang dilakukan oleh manusia.
Baca Juga: 9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
Meskipun masinis kereta api Empu Jaya, Mohamad Toat, mengatakan bahwa sistem pengereman berfungsi normal, hasil pemeriksaan oleh kepolisian menyatakan sistem tersebut dalam kondisi baik.
Akibatnya, perusahaan KAI mengatakan bahwa masinis harus bertanggung jawab sepenuhnya atas kejadian tersebut. Kejadian ini mengakibatkan kematian 31 orang, sementara puluhan penumpang lainnya harus dirawat inap di rumah sakit.
6. Tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KA Senja Utama Semarang
Terjadi pada hari Sabtu dini hari, tanggal 2 Oktober 2010, di Stasiun Petarukan, Pemalang, Jawa Tengah. Peristiwa tersebut terjadi saat kereta api Argo Bromo Anggrek menabrak bagian belakang kereta api Senja Utama Semarang yang sedang berhenti untuk menunggu sinyal masuk stasiun.
Peristiwa itu terjadi ketika sebagian besar penumpang masih tertidur nyenyak. Tabrakan kuat dari belakang menyebabkan kereta api bagian belakang hancur total.
Kementerian Perhubungan mencatat ada 34 orang yang tewas, sementara ratusan lainnya mengalami luka serius.
7. Tabrakan antara kereta api Turangga dan Commuter Line Bandung Raya
Terjadi pada hari Jumat, 5 Januari 2024, di posisi Km 181+700 pada jalur antara Stasiun Haurpugur dan Stasiun Cicalengka, Kabupaten Bandung.
Kecelakaan ini melibatkan kereta api Turangga dengan rute Surabaya Gubeng ke Bandung dan kereta api 350 Commuter Line Bandung Raya.
Insiden tersebut mengakibatkan kematian empat pegawai kereta api, terdiri dari masinis dan asisten masinis, serta melukai 37 penumpang.
Laporan akhir Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyatakan bahwa penyebab kecelakaan terjadi karena adanya gangguan pada peralatan persinyalan, di mana sistem mengalami ketidaknormalan yang tidak terdeteksi sebelum kejadian terjadi.
Kontributor : Rizky Melinda
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Banyak Inovasi Mahasiswa Mandek di Kampus, Ini Caranya Supaya Bisa Jadi Bisnis
-
Bikin Nobar Makin Seru, Saat Es Krim Jadi Teman Menikmati Pertandingan Piala Dunia
-
Rumus Skincare Malam untuk Atasi Keriput ala dr. Inez Putri, Lengkap dengan Rekomendasi Produknya
-
Rahasia Billy Davidson Menjaga Work-Life Balance di Tengah Jadwal Syuting yang Padat
-
Tips Skincare Pagi untuk Kulit Keriput dari Dokter, Simak 3 Rekomendasi Produknya!
-
JYS 2026 di Osaka Umumkan Pemenang, Pemuda Dunia Berinovasi dan Berkolaborasi
-
Japan Youth Summit 2026: Pemuda Dunia Berinovasi Lewat Proyek dan Cultural Exchange
-
5 Lip Oil Terfavorit di Shopee, Pembeli Akui Bibir Lebih Sehat dan Plumpy
-
3 Varian Sunscreen Emina Paling Laris di Shopee, Bikin Kulit Jadi Lebih Glowing
-
Peritel Fashion Mulai Kenakan Biaya Retur, Bisakah Benar-Benar Kurangi Limbah?