Kereta api hanya dapat bergerak di atas rel yang sudah ditentukan, sehingga tidak bisa berbelok atau bergerak bebas seperti mobil di jalan raya. Rel memiliki arah yang tetap dan jalur yang lurus, sehingga tidak memungkinkan belokan tajam atau perubahan arah secara mendadak.
Oleh karena itu, setiap gerakan kereta harus direncanakan secara tepat, termasuk ketika mengurangi atau menghentikan kecepatannya. Jika kereta dihentikan tiba-tiba, dorongan dan tekanan dari setiap gerbong bisa membuat kereta terlepas dari rel.
Ini sangat berbahaya, terlebih saat kereta berjalan dengan kecepatan tinggi. Jalur rel yang terbatas juga membatasi ruang untuk melakukan koreksi kesalahan secara menyeluruh.
5. Faktor Mekanik dan Teknis
Pengereman mendadak yang sering terjadi bisa merusak bagian-bagian mesin kereta. Ban dan sistem rem akan lebih cepat rusak jika sering digunakan untuk berhenti mendadak.
Selain itu, rem yang terlalu panas bisa kehilangan efektivitasnya. Kerusakan ini bisa mengancam keselamatan perjalanan kereta. Tidak hanya itu, pengereman mendadak juga berdampak pada rel kereta.
Gesekan keras dapat merusak permukaan rel dan menyebabkan deformasi. Jika rel rusak, risiko kecelakaan akan meningkat. Oleh karena itu, pengereman harus dilakukan dengan cara yang benar dan bertahap.
Kontributor : Rizky Melinda
Baca Juga: KA Argo Bromo Anggrek Secepat Apa? Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian