Hal tersebut tidak terlepas dari latar belakang pendidikannya yang cenderung berhubungan dengan perlindungan serta keselamatan warga sipil tanpa membedakan gender.
Pendidikan Agus Harimurti Yudhoyono
AHY yang saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan pada Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, mempunyai latar belakang pendidikan militer dan politik.
Melansir informasi dari berbagai sumber, pria kelahiran Bandung, 10 Agustus 1978 tersebut merupakan lulusan terbaik SMA Taruna Nusantara pada 1997 serta memperoleh Bintang Garuda Trisakti Tarunatama Emas.
Selanjutnya, ia meneruskan pendidikan di Akademi Militer. Sejak awal masuk pendidikan, AHY sering mendapatkan penghargaan. Tahun 1999, putra sulung SBY ini berhasil menerima medali Tri Sakti Wiratama atas prestasinya dalam akademik kepribadian, fisik.
Dari situlah, ia berhasil diangkat menjadi Komandan Resimen Korps Taruna. Lalu, setahun berselang tepatnya tahun 2000. AHY mendapat predikat terbaik serta menerima penghargaan Bintang Adhi Makayasa.
Setelah lulus dari Akmil, AHY menempuh pendidikan Sekolah Dasar Kecabangan Infanteri serta Kursus Combat Intel. Tahun 2008, AHY ikut kursus Scuba Divers TNI AL di Kepulauan Seribu.
AHY bukan hanya menempuh pendidikan militer saja, tetapi pendidikan tinggi formal juga ditempuh hingga berhasil meraih tiga gelar pendidikan.
Gelar Master of Science in Strategic Studies dari Nanyang Technological University, Singapura pada tahun 2006. Gelar Master in Public Administration dari Harvard University, Amerika Serikat pada tahun 2010.
Baca Juga: Saat Negara Gagal Hadir: Tragedi Anak NTT dan Luka Pendidikan Indonesia
Selanjutnya berhasil meraih gelar Master of Arts in Leadership and Management dari Webster University, AS, pada 2015 dengan predikat Summa Cum Laude dan IPK 4.0.
Masih berada pada tahun yang sama, AHY berhasil mendapat predikat Summa Cum Laude dari US Army Command and General Staff College di Fort Leavenworth, Kansas.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
5 Fakta Pintu Perlintasan Ampera, Titik Awal Kecelakaan KRL Bekasi Ternyata Tak Punya Palang Resmi
-
KAI Minta Warga Setop Bikin Perlintasan Liar: Bahayakan Masinis dan Pengguna Jalan
-
Ini Alasan Ada Gerbong Khusus Perempuan dan Kenapa Letaknya di Belakang
-
Gerbong Wanita Disorot Usai Kecelakaan KRL, Salah Posisi atau Salah Sistem?
-
Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026 Apakah Libur? Ini Penjelasan Resminya
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
2 Varian Sunscreen Anessa untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Bisa Mengurangi Flek Hitam
-
Dulu Janji di Depan KPK Tak Mau Korupsi, Bupati Pemalang Anom Malah Kena OTT
-
Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
-
Rawan Ambles, Jalur Kereta Api di Dekat Lumpur Lapindo akan Dialihkan
-
Cukur Kamboja 5-1, Timnas Indonesia Belum Aman: Skenario Lolos Semifinal Piala AFF 2026 Masih Rumit
-
Jufri Rahman: Wastra Sulsel Terus Dikembangkan Agar Berdaya Saing
-
Profil Hendi Prio Santoso: Dari Dirut PGN, MIND ID Hingga Resmi Jadi Koruptor
-
Daftar Harga Mobil Listrik BYD 2026: Cek Budget Kamu Mulai Rp199 Juta Sampai Rp750 Juta
-
Emas 1 Kg hingga Bisnis SPBE: Upeti Mewah Moch Mahrus demi Menguras Dana Hibah Jatim
-
Saat Biaya Logistik Ditekan, Pelaku Industri Beralih ke Layanan Distribusi Terintegrasi