- BPDP membuka pendaftaran Grant Riset 2026 untuk inovasi komoditas kakao, kelapa, dan kelapa sawit hingga 30 Juni 2026.
- Program ini mengutamakan kualitas riset yang aplikatif, memiliki nilai komersialisasi tinggi, serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
- Peneliti wajib menyusun proposal maksimal 20 halaman secara daring dengan fokus pada hasil penelitian yang bersifat replikabel bagi industri.
Suara.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) resmi membuka pendaftaran proposal pendanaan penelitian melalui program Grant Riset BPDP 2026.
Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong inovasi di sektor perkebunan nasional, khususnya pada komoditas kakao, kelapa, dan kelapa sawit.
Tahun ini, BPDP menekankan pentingnya riset yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki dampak nyata bagi industri dan masyarakat.
Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP, Mohammad Alfansyah, menegaskan bahwa pendekatan seleksi tahun ini berbeda dibandingkan sebelumnya.
Fokus utama tidak lagi pada jumlah penelitian per komoditas, melainkan pada kualitas dan dampak yang dihasilkan.
“Tahun ini, kami akan melihat riset-riset yang berdampak bagi kakao, kelapa, dan sawit. Kami tidak akan membatasi atau menentukan jumlahnya masing-masing secara spesifik,” ujarnya dalam pernyataan resmi.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa hasil riset harus dapat dimanfaatkan secara optimal hingga ke tahap komersialisasi.
“Penting bagi kita agar hasil dari riset kita menjadi maksimal pemanfaatannya menuju komersialisasi,” tambahnya.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa BPDP ingin memastikan setiap penelitian memiliki nilai tambah yang jelas dan dapat diterapkan secara luas.
Baca Juga: Berburu Cuan dari Hama, Petugas PPSU Dibayar Rp5.000 Tiap Tangkap Sekilo Ikan Sapu-sapu
Sementara itu, anggota Komite Penelitian dan Pengembangan BPDP, Dr. Tony Liwang, menjelaskan bahwa terdapat standar penilaian yang ketat dalam proses seleksi proposal. Ia menekankan pentingnya hasil riset yang bersifat replikabel.
“Output yang diharapkan adalah replicable sehingga siapa saja dapat menggunakan dan masyarakat dapat mengaplikasikannya,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan para peneliti untuk memperhatikan berbagai aspek penting dalam proposal yang diajukan.
“Tolong perhatikan daftar periksa agar tidak ada yang terlewatkan, seperti apakah riset sudah jelas, memiliki relevansi yang kuat, inovatif, berdampak, dan apakah nilai komersialisasinya bernilai tinggi?” imbuhnya.
Pernyataan ini menegaskan bahwa kualitas proposal akan dinilai secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi ide tetapi juga potensi implementasinya.
Konsep riset yang replikabel menjadi kunci penting dalam mempercepat adopsi inovasi oleh pelaku usaha, terutama usaha kecil dan menengah (UKM) di sektor perkebunan.
Berita Terkait
-
Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!
-
Riset UI: Pengguna Pindar Melek Keuangan, Tapi Masih Rentan Terjebak Utang
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran
-
Kebakaran Sampah 2 Hari di Kelapa Gading, DLH DKI Ungkap Dugaan Pemicunya
-
Dua Hari Berturut, Langit Kelapa Gading Tercemar Asap Kebakaran Sampah
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
5 Tempat Wisata Legend di Jakarta yang Selalu Ramai Pengunjung
-
Minum Susu Putih Malam 1 Suro Baca Doa Apa? Ini Hukum Meminumnya saat 1 Muharram
-
Self-Love Bisa Dimulai dari Mandi, Harashta Haifa Pilih Aroma Sabun yang Bikin Mood Naik
-
Abel Cantika Pilih Busana Anak Bertema Karakter, Ini Manfaatnya bagi Tumbuh Kembang Si Kecil
-
4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
-
25 Link Twibbon Tahun Baru Islam 1448 H, Desain Keren dan Religius
-
2 Sepatu Lari Full Cushion dari Brand Luar Pilihan Dokter Tirta untuk Pelari Overweight
-
Kulkas Mini Berapa Watt? Ini 3 Rekomendasi yang Hemat Listrik dan Ramah Lingkungan
-
Cara Nonton Piala Dunia 2026 di HP dengan Mudah dan Fleksibel
-
Bacaan Niat Puasa 1 Muharram 1448 Hijriah, Jangan Terlewat Bacalah Malam Ini