- Film dokumenter Pesta Babi resmi tayang di YouTube melalui kanal JubiTV mulai Jumat, 22 Mei 2026 mendatang.
- Karya kolaborasi ini mendokumentasikan dampak pembukaan hutan skala masif terhadap ruang hidup masyarakat adat di wilayah Papua.
- Penayangan film bertujuan mengedukasi publik mengenai tantangan lingkungan serta perjuangan masyarakat adat mempertahankan hak atas tanah leluhurnya.
Dokumenter ini mengambil latar wilayah Merauke, Boven Digoel, dan Mappi yang disebut mengalami konversi hutan terbesar dalam sejarah modern Indonesia. Penonton diajak melihat bagaimana perubahan lanskap alam terjadi secara cepat di wilayah tersebut.
Cerita dalam film dibangun melalui pengalaman sejumlah warga adat seperti Yasinta Moiwend dari suku Marind, Vincen Kwipalo dari suku Yei, serta komunitas Awyu yang berusaha mempertahankan tanah leluhur mereka.
Film ini memperlihatkan bagaimana hutan adat perlahan berubah menjadi kawasan industri dan perkebunan besar. Kondisi tersebut dinilai berdampak terhadap ruang hidup masyarakat lokal, sumber pangan tradisional, hingga identitas budaya mereka.
Selain isu lingkungan, dokumenter ini juga menyoroti dugaan militerisasi dalam pengamanan proyek investasi dan konflik lahan yang terjadi di tengah masyarakat. Tekanan terhadap warga yang menolak pelepasan tanah adat juga menjadi bagian penting dalam cerita.
Salah satu simbol yang muncul dalam film adalah pemasangan “salib merah” oleh masyarakat adat. Simbol tersebut digunakan sebagai bentuk penolakan terhadap pembukaan hutan dan penguasaan lahan oleh perusahaan besar.
Judul Pesta Babi sendiri memiliki makna budaya yang kuat dalam tradisi masyarakat Papua. Dalam kehidupan masyarakat adat, babi bukan sekadar hewan ternak, tetapi simbol sosial, spiritual, hingga bagian penting dari sistem ekonomi tradisional.
Melalui judul tersebut, film ingin menunjukkan kontras antara kehidupan masyarakat adat yang menjaga keseimbangan alam dengan praktik eksploitasi sumber daya atas nama pembangunan modern. Karena itu, frasa “Kolonialisme di Zaman Kita” digunakan untuk menggambarkan bentuk baru penguasaan tanah dan sumber daya yang dinilai masih terjadi hingga saat ini.
Cara Daftar Nobar Film Pesta Babi
Sebelum resmi tayang di YouTube, film Pesta Babi banyak diputar melalui kegiatan nonton bareng atau nobar di berbagai daerah. Kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi publik mengenai isu lingkungan dan masyarakat adat Papua.
Untuk mengikuti informasi nobar resmi, masyarakat dapat memantau akun Instagram WatchDoc maupun jaringan komunitas yang terlibat dalam distribusi film. Biasanya informasi mengenai jadwal, lokasi, hingga pendaftaran diumumkan melalui media sosial penyelenggara.
Baca Juga: Alarm Bahaya Militerisme: Ruang Demokrasi Menyempit, Ekonomi Kian Terancam
Beberapa komunitas juga membuka pendaftaran nobar secara daring melalui formulir online. Peserta hanya perlu mengisi data diri dan memilih lokasi pemutaran yang tersedia.
Kini setelah film tersedia di YouTube, masyarakat juga dapat mengadakan nobar mandiri secara legal dengan mengakses tautan resmi yang telah dibagikan oleh pihak WatchDoc dan JubiTV.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Hair Dryer Canggih Hadir dengan Teknologi Ion dan Kolagen untuk Rambut Lebih Sehat
-
4 Ide Olahan Daging Sapi Kurban yang Tahan Lama untuk Stok Anak Kos
-
7 Destinasi Wisata Terbaik di Bengkulu yang Wajib Dikunjungi Wisatawan
-
Banyak Orang Baru Sadar, Memisahkan Uang per Kebutuhan Bikin Finansial Lebih Aman
-
Bolehkan Puasa Arafah tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadan? Ini Penjelasannya
-
3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
-
Kapan Puasa Arafah 2026? Ini Keutamaan bagi yang Tidak Berhaji
-
Lipstik yang Aman untuk Ibu Hamil seperti Apa? Ini 5 Rekomendasinya
-
7 Tips Membuat Gorengan Tetap Renyah Walau Sudah Dingin
-
5 Lipstik yang Mengandung SPF dengan Hasil Matte dan Ringan di Bibir