Lifestyle / Food & Travel
Senin, 25 Mei 2026 | 16:01 WIB
Dari Kawasan Konservasi Jadi Destinasi Gaya Hidup, Ini Pesona Baru Danau Cihuni (Istimewa)
Baca 10 detik
  • Danau Cihuni di Pagedangan, Tangerang, dikembangkan menjadi ruang terbuka hijau serta destinasi gaya hidup bagi masyarakat urban.
  • Kawasan seluas 32 hektare ini berfungsi sebagai area konservasi air sekaligus penyeimbang ekologis di tengah pembangunan Tangerang.
  • Penataan fasilitas pendukung di sekitar danau memicu tren hunian modern yang mengutamakan kualitas hidup dan suasana alam.

Suara.com - Di tengah laju pembangunan kawasan Tangerang yang semakin padat, masih ada ruang hijau yang menawarkan ketenangan sekaligus pengalaman hidup yang lebih dekat dengan alam. 

Salah satunya hadir di kawasan Danau Cihuni, sebuah danau alami di Kecamatan Pagedangan yang kini berkembang menjadi ruang terbuka hijau sekaligus destinasi gaya hidup baru di sisi selatan Gading Serpong.

Suasana di Danau Cihuni terasa kontras dibanding hiruk-pikuk jalan utama dan deretan kawasan komersial di sekitarnya. Saat pagi hari, kabut tipis kerap terlihat menggantung di atas permukaan air danau. 

Udara sejuk berpadu dengan deretan pohon pinus tua yang menjulang tinggi di sepanjang jalur pedestrian, menciptakan suasana yang lebih menyerupai kawasan resort dibanding area urban penyangga ibu kota.

Tidak sedikit warga datang hanya untuk berjalan santai menikmati udara luar, jogging ringan, atau sekadar duduk menikmati pemandangan air dan pepohonan. Ketika sore tiba, area sempadan danau berubah menjadi ruang publik yang hidup. 

Para pesepeda, keluarga muda, hingga komunitas olahraga mulai memenuhi kawasan sambil menikmati momen matahari terbenam yang memantul di permukaan danau.

Dari Kawasan Konservasi Jadi Destinasi Gaya Hidup, Ini Pesona Baru Danau Cihuni (Dok. Istimewa)

Danau Cihuni sendiri bukan sekadar ruang terbuka hijau biasa. Kawasan seluas sekitar 32 hektare ini memiliki fungsi penting sebagai area konservasi air dan daerah resapan di wilayah Pagedangan. 

Keberadaannya menjadi salah satu benteng ekologis yang menjaga keseimbangan lingkungan di tengah masifnya pembangunan hunian dan pusat bisnis di Tangerang bagian barat.

Transformasi kawasan ini semakin terasa sejak hadirnya Maggiore Hills Park, area hijau yang mempercantik zona sempadan danau. Penataan kawasan dilakukan tanpa menghilangkan karakter alami yang selama ini menjadi identitas Danau Cihuni. 

Baca Juga: In This Economy, Apakah Nongkrong di Kafe Estetik Masih Worth It?

Pohon-pohon pinus tua tetap dipertahankan sebagai peneduh alami, sementara jalur pedestrian, jogging track, dan ruang duduk publik dirancang lebih nyaman untuk mendukung aktivitas outdoor masyarakat.

Wisata Alam dan Gaya Hidup Outdoor yang Kian Diminati

Kini, wajah baru Danau Cihuni bukan hanya menarik bagi pencinta olahraga dan wisata alam, tetapi juga mulai menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban.

Kawasan ini menawarkan pengalaman sederhana yang kini justru semakin dicari banyak orang: udara segar, ruang terbuka hijau, dan suasana tenang di tengah aktivitas kota yang serba cepat.

Aktivitas di sekitar danau biasanya dimulai sejak pagi hari oleh para pelari dan komunitas sepeda. Memasuki sore hari, kawasan berubah menjadi tempat favorit keluarga dan anak muda untuk bersantai sambil menikmati suasana alam. 

Beberapa warga juga memanfaatkan area danau untuk memancing atau sekadar duduk menikmati semilir angin di bawah rindangnya pohon pinus. Sebab nuansa alami di kawasan ini masih terasa sangat kuat. 

Load More