Lifestyle / Male
Selasa, 02 Juni 2026 | 12:13 WIB
Dino Patti Djalal saat dilantik jadi Wakil Menteri Luar Negeri oleh Presiden Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/7). [Antara/Widodo S. Jusuf]
Baca 10 detik
  • Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya merespons kritik diplomat senior Dino Patti Djalal terkait kunjungan luar negeri Presiden Prabowo.
  • Dino Patti Djalal merupakan mantan Wakil Menteri Luar Negeri dan Duta Besar RI untuk Amerika Serikat era SBY.
  • Saat ini, Dino aktif sebagai pendiri Foreign Policy Community of Indonesia yang fokus pada isu kebijakan hubungan internasional.

Namun masa jabatannya memang relatif singkat. Ia hanya menjabat hingga berakhirnya pemerintahan Presiden SBY pada Oktober 2014 atau sekitar tiga bulan, sebagaimana disinggung Teddy Indra Wijaya dalam pernyataannya.

Meski singkat, pengangkatannya sebagai Wamenlu menjadi salah satu puncak karier diplomatiknya setelah bertahun-tahun berkiprah di Kementerian Luar Negeri.

Aktif sebagai Pengamat dan Pendiri FPCI

Setelah tidak lagi berada di pemerintahan, Dino tetap aktif dalam isu kebijakan luar negeri.

Pada 2015, ia mendirikan Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), sebuah organisasi yang fokus meningkatkan literasi publik mengenai hubungan internasional, geopolitik, dan diplomasi.

Melalui berbagai forum diskusi, konferensi internasional, serta publikasi kebijakan, Dino terus menjadi salah satu suara yang diperhitungkan dalam pembahasan isu global di Indonesia.

Selain itu, ia juga kerap memberikan pandangan mengenai hubungan Indonesia dengan negara-negara besar, dinamika ASEAN, hingga perkembangan geopolitik kawasan Indo-Pasifik.

Kritik terhadap Kunjungan Luar Negeri Prabowo

Belakangan, Dino Patti Djalal kembali menjadi sorotan setelah mengkritik intensitas kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Profil Dino Patti Djalal yang Kritik Prabowo Soal Kunker ke Luar Negeri

Menurut Dino, frekuensi perjalanan luar negeri Presiden perlu dievaluasi dari sisi efektivitas diplomasi serta dampaknya terhadap kepentingan nasional.

Kritik tersebut kemudian ditanggapi Teddy Indra Wijaya yang menilai sejumlah informasi perlu diluruskan agar publik memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai tujuan dan manfaat kunjungan luar negeri Presiden.

Perdebatan tersebut pun menarik perhatian publik karena mempertemukan dua figur yang sama-sama memiliki latar belakang kuat dalam urusan pemerintahan dan hubungan internasional.

Sementara Teddy kini menjadi orang dekat Presiden Prabowo di lingkaran Istana, Dino Patti Djalal dikenal sebagai diplomat senior yang telah lama berkecimpung dalam dunia diplomasi Indonesia.

Load More