Lifestyle / Komunitas
Rabu, 03 Juni 2026 | 11:32 WIB
bedak tabur yang aman untuk bumil (dibuat menggunakan AI)
Baca 10 detik
  • Ibu hamil perlu menghindari bahan kimia berbahaya dalam kosmetik untuk mencegah risiko kesehatan janin.
  • Perubahan hormon saat kehamilan sering memicu masalah kulit, sehingga pemilihan bedak tabur yang aman sangat penting bagi ibu.
  • Produk seperti Sariayu, Marcks', Wardah, dan Emina direkomendasikan karena formulanya ringan dan aman untuk menjaga kesehatan kulit ibu hamil.

Suara.com - Wanita hamil disarankan tidak sembarangan menggunakan skincare. Banyak yang mencari basic skincare seperti bedak tabur yang aman untuk bumil alias ibu hamil.

Perubahan hormon selama kehamilan juga sering memicu masalah kulit seperti wajah kusam, berminyak, atau munculnya jerawat.

Di sisi lain, sebagian ibu hamil tetap ingin tampil segar dan percaya diri saat beraktivitas maupun bekerja.

Karena itu, memilih bedak tabur yang aman dengan kandungan yang ramah untuk ibu hamil menjadi langkah penting agar kecantikan dan kesehatan tetap terjaga.

Bedak tabur merupakan salah satu produk makeup yang paling sering digunakan karena ringan, praktis, dan mampu membantu mengontrol minyak berlebih pada wajah.

Namun, tidak semua produk kosmetik memiliki kandungan yang aman digunakan selama masa kehamilan. Beberapa bahan kimia tertentu bahkan disarankan untuk dihindari karena berpotensi memberikan dampak pada ibu maupun janin.

Kandungan yang Wajib Dihindari Bumil

Mengutip International Forum for Wellbeing in Pregnancy, terdapat sejumlah bahan dalam produk makeup yang sebaiknya dihindari selama kehamilan.

1. Hidrokuinon

Hidrokuinon merupakan bahan yang umum ditemukan pada produk pencerah kulit. Hingga saat ini, belum tersedia penelitian yang memadai untuk memastikan keamanan penggunaan hidrokuinon pada ibu hamil.

Baca Juga: Makeup Anti Luntur dan Bebas Cakey, Ini 5 Tips Pakai Bedak Tabur agar Tahan Lama

2. Endocrine Disruptive Chemicals (EDCs)

Kelompok bahan kimia ini dapat mengganggu sistem endokrin yang berperan dalam mengatur hormon tubuh serta fungsi reproduksi.

3. Paraben

Paraben sering digunakan sebagai bahan pengawet dalam kosmetik. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa paparan paraben berpotensi meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah.

4. Phthalates

Phthalates banyak digunakan untuk meningkatkan daya tahan produk kosmetik. Paparan bahan ini dikaitkan dengan risiko kelahiran prematur dan gangguan perkembangan saraf pada anak.

Load More