Lifestyle / Female
Senin, 08 Juni 2026 | 13:19 WIB
Ilustrasi skin barrier rusak (Freepik/DC Studio)
Baca 10 detik
  • Skin barrier adalah lapisan pelindung kulit yang menjaga kelembapan dan melindungi dari polusi, bakteri, serta sinar UV.
  • Skin barrier yang rusak ditandai kulit kering, kemerahan, perih saat memakai skincare, mudah berjerawat, gatal, atau mengelupas.
  • Saat skin barrier rusak, penggunaan sunscreen yang tepat penting untuk mencegah kerusakan semakin parah dan membantu proses pemulihan kulit.

Suara.com - Skin barrier merupakan lapisan pelindung terluar kulit yang berfungsi menjaga kelembapan sekaligus melindungi kulit dari berbagai faktor eksternal, seperti polusi, bakteri, dan paparan sinar matahari.

Ketika skin barrier mengalami kerusakan, kulit menjadi lebih rentan mengalami berbagai masalah, mulai dari iritasi hingga dehidrasi.

Ciri-ciri skin barrier rusak umumnya meliputi kulit terasa kering, kemerahan, perih saat menggunakan skincare, mudah berjerawat, hingga terasa gatal atau mengelupas.

Kondisi ini dapat dipicu oleh berbagai faktor, seperti penggunaan produk aktif yang berlebihan, eksfoliasi terlalu sering, atau paparan sinar UV tanpa perlindungan yang memadai.

Saat skin barrier sedang bermasalah, pemilihan produk skincare perlu dilakukan dengan lebih hati-hati, termasuk sunscreen.

Pasalnya, paparan sinar matahari bisa memperparah kerusakan skin barrier dan memperlambat proses pemulihan kulit jika tidak dilindungi dengan baik.

Tips Memilih Sunscreen untuk Perbaiki Skin Barrier Rusak

ilustrasi skin barrier rusak (freepik)

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin di laman id.my-best.com, dr. Dia Febrina, Sp.D.V.E., menyebut bahwa sunscreen bisa membantu memulihkan skin barrier yang rusak.

Lalu, sunscreen apa yang cocok digunakan saat skin barrier rusak? Merangkum keterangan dr. Dia Febrina, berikut tips memilih sunscreen yang dapat membantu memperbaiki skin barrier:

1. Pilih Sunscreen Non Alkohol dan Fragrance

Baca Juga: Berapa Jam Sekali Harus Re-Apply Sunscreen? Ini Saran Menurut Dokter

Hal pertama yang perlu diperhatikan saat memilih sunscreen untuk mengatasi skin barrier rusak adalah kandungan alkohol dan fragrance di dalamnya.

dr. Dia Febrina menyarankan untuk memilih sunscreen yang tidak mengandung alkohol serta fragrance, karena kedua kandungan itu cenderung memicu iritasi.

"Alkohol dan fragrance hampir pasti memicu iritasi, terutama pada individu dengan skin barrier yang bermasalah. Karena itu pastikan sunscreen Anda bebas alkohol dan fragrance," kata dr. Dia Febrina.

2. Pilih Sunscreen dengan Broad Spectrum

Pilih sunscreen broad spectrum atau produk yang dilengkapi dengan SPF dan PA. Sunscreen dengan minimal SPF 30 dan PA+++ sudah cukup melindugi kulit dari efek buruk UVB dan UVA.

"Syarat minimal untuk perlindungan kulit di negara tropis seperti Indonesia adalah SPF 30 PA+++. SPF 30 mampu menghalau 97% sinar UVB. Sementara, PA+++ bisa menghalau 90% sinar UVA," jelas dr. Dia Febrina lagi.

Load More