- Ketidakpastian global membuat banyak investor lebih berhati-hati dalam mengelola keuangan.
- Diversifikasi portofolio dengan mengombinasikan instrumen pertumbuhan dan instrumen defensif dinilai penting untuk menjaga keseimbangan risiko dan imbal hasil.
- Salah satu pilihan yang kembali dilirik adalah deposito karena menawarkan stabilitas, kepastian hasil, dan akses yang semakin mudah melalui platform digital.
Dalam kondisi pasar yang penuh ketidakpastian, instrumen simpanan seperti deposito kembali mendapat perhatian.
Alasannya sederhana: deposito menawarkan tingkat risiko yang relatif rendah serta imbal hasil yang sudah diketahui sejak awal sesuai tenor yang dipilih. Karakteristik ini membuat deposito kerap dipilih oleh masyarakat yang mengutamakan kepastian dan perlindungan modal.
Selain itu, kemajuan layanan digital membuat akses terhadap produk deposito menjadi semakin mudah. Masyarakat kini tidak harus datang langsung ke kantor bank untuk membandingkan berbagai pilihan produk yang tersedia.
Salah satu pilihan yang mulai banyak dilirik adalah deposito Bank Perekonomian Rakyat (BPR) yang menawarkan bunga kompetitif dengan perlindungan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Produk simpanan ini semakin diperhatikan karena menawarkan tingkat bunga yang kompetitif, mencapai sekitar 6% per tahun. Tingkat keamanannya pun tetap terjaga karena didukung perlindungan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga Rp2 miliar per nasabah per bank, sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Dengan tingkat inflasi nasional yang relatif terkendali, instrumen dengan return stabil seperti deposito BPR dinilai dapat membantu menjaga daya beli dana masyarakat sekaligus memberikan kepastian imbal hasil sesuai tenor yang dipilih.
Memiliki pilihan tenor yang fleksibel mulai dari 1 bulan hingga 12 bulan atau lebih, instrumen ini dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan dana terencana maupun pengelolaan kas jangka pendek hingga menengah.
Kemudahan Akses lewat Kanal Digital
Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses keuangan yang praktis, produk deposito BPR kini juga dapat dijangkau melalui kanal digital. Salah satunya melalui platform seperti Komunal yang menghubungkan masyarakat dengan berbagai pilihan BPR di Indonesia.
Baca Juga: OJK Panggil Petinggi Bank Mandiri Taspen, Apa Kasusnya?
R. Anggoro Putro Wibowo, Senior Marketing Manager DepositoBPR by Komunal, menilai bahwa masyarakat kini semakin mempertimbangkan instrumen yang tidak hanya aman, tetapi juga mudah diakses secara digital.
“Kami melihat semakin banyak masyarakat yang ingin menempatkan dana pada instrumen yang stabil dengan proses yang praktis dan transparan. Akses digital membuat masyarakat dapat membandingkan pilihan deposito sesuai kebutuhan finansial mereka dengan lebih mudah,” ujar Anggoro.
Dengan kebutuhan investor terhadap instrumen yang aman, terukur, dan mudah diakses, deposito BPR diperkirakan akan tetap relevan sebagai salah satu pilihan dalam strategi keuangan modern di tengah ketidakpastian pasar global.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Cuma Modal Video Selfie, Begini Cara Dapat Centang Biru Gratis di Facebook
-
Jajan di Event Bergengsi Tak Harus Mahal, UMKM Piala Presiden 2026 Bikin Kantong Aman
-
Review Drama The Scarecrow, Teka-Teki Pembunuhan Berantai Tiga Dekade
-
Bukan Sekadar Proker, Ini 8 Soft Skill Berharga yang Diam-Diam Terasah Saat KKN
-
BK DPRD Masih Periksa 2 Kader Golkar Riau Terkait Kerusuhan di Gedung Dewan
-
Cak Imin Rayu Parpol Ubah 108 Undang-undang Demi Prabowonomics
-
Apa Saja Zodiak yang Termasuk dalam Elemen Air? Kenali Ciri Khas dan Kepribadiannya
-
Menertawakan Diri Sendiri: Katarsis Emosi ala Warganet Melihat Konten Kemewahan Absurd Indra Perdana
-
Kembali Dibintangi Chris Hemsworth, Syuting Film Extraction 3 Resmi Dimulai
-
Keputusan John Herdman Tak Panggil Ricky Kambuaya di Piala AFF 2026 Dipertanyakan