Lifestyle / Food & Travel
Senin, 06 Juli 2026 | 17:10 WIB
Ilustrasi butter. (Pexels/Felicity Tai)
Baca 10 detik
  • Butter dan margarin memiliki perbedaan dari bahan baku, rasa, aroma, tekstur, hingga kandungan gizinya.
  • Perbedaan tersebut memengaruhi hasil akhir masakan atau kue sehingga penggunaannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan.
  • Berikut perbedaan butter dan margarin serta kapan sebaiknya masing-masing digunakan.

Suara.com - Butter dan margarin merupakan bahan yang sering digunakan dalam berbagai masakan maupun pembuatan kue.

Meski sama-sama berwarna kekuningan dan memiliki fungsi serupa, sebenarnya ada perbedaan yang cukup mendasar dari butter dan margarin.

Perbedaan itu membuat butter dan margarin memiliki cita rasa, aroma, tekstur, serta kandungan gizi yang tidak sama.

Karena itu, penggunaan keduanya dalam memasak atau memanggang juga dapat menghasilkan tekstur dan rasa akhir yang berbeda pada makanan.

Dengan mengetahui karakteristik masing-masing, kamu bisa menentukan produk yang paling cocok, baik untuk membuat kue, menumis, maupun sekadar dioleskan pada roti.

Sebenarnya apa beda butter dan margarin, serta kapan sebaiknya masing-masing digunakan? Simak penjelasan berikut agar kamu tidak lagi keliru membedakan dua bahan masakan tersebut.

Perbedaan Butter dan Margarin

Ilustrasi mentega. (Pixabay)

Butter dan margarin sering dianggap sebagai bahan yang sama karena sama-sama berwarna kekuningan dan digunakan untuk memasak maupun membuat kue.

Padahal, keduanya memiliki perbedaan mendasar mulai dari bahan baku, proses pembuatan, rasa, hingga fungsi dalam pengolahan makanan.

1. Bahan dasar

Baca Juga: Nikmat dan Harum, Shireen Sungkar Beberkan Resep Ayam Goreng Mentega Super Praktis

Perbedaan paling utama terletak pada bahan pembuatnya. Butter atau mentega dibuat dari krim atau susu sapi yang dikocok (churned) hingga lemak susu terpisah, dengan kandungan lemak susu minimal 80 persen.

Sedangkan margarin dibuat dari minyak nabati, seperti minyak kelapa sawit, kedelai, atau kanola yang diemulsikan sehingga bertekstur padat.

2. Tekstur dan aroma

Butter memiliki tekstur yang lebih lembut, mudah meleleh, serta menghasilkan aroma susu yang khas karena berasal dari lemak susu alami.

Sebaliknya, margarin cenderung lebih padat, stabil pada suhu ruang, dan biasanya diberi perisa serta pewarna agar menyerupai butter.

3. Rasa

Load More