- Pemilihan sepatu lari yang tepat sangat penting guna mencegah risiko cedera serta meningkatkan kenyamanan.
- Terdapat lima kategori sepatu lari dengan teknologi spesifik, seperti stability, daily trainer, trail, max cushion, dan speed shoes.
- Pelari harus memperhatikan medan, ukuran, serta bentuk telapak kaki untuk memilih jenis sepatu yang sesuai dengan tujuan latihan.
Suara.com - Berlari adalah salah satu olahraga paling populer karena mudah dilakukan dan memberikan banyak manfaat bagi kesehatan.
Namun, banyak pelari pemula yang mengabaikan pentingnya memilih sepatu lari yang sesuai, padahal sepatu yang salah dapat menyebabkan cedera, nyeri lutut, hingga masalah pada telapak kaki.
Memahami jenis sepatu lari dan fungsinya membantu Anda berlari lebih nyaman, aman, dan efektif mencapai target.
Setiap jenis sepatu lari dirancang dengan teknologi dan bentuk berbeda sesuai kebutuhan biomekanik kaki serta jenis lari yang dilakukan.
Berikut lima jenis sepatu lari paling umum beserta fungsinya.
1. Stability Shoes
Dirancang untuk pelari yang mengalami overpronation (kaki condong ke dalam berlebihan).
Sepatu jenis ini memiliki dukungan tambahan di bagian medial untuk menjaga kestabilan kaki dan mengurangi risiko cedera lutut serta pergelangan kaki.
2. Daily Trainer (Sepatu Latihan Harian)
Baca Juga: 5 Pilihan Sepatu Nike Warna Hitam di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
Jenis sepatu paling serbaguna dengan bantalan (cushioning) sedang hingga tebal. Fungsinya untuk menyerap benturan saat berlari santai (easy run) atau latihan rutin jarak menengah. Sepatu ini dirancang tahan lama untuk penggunaan harian.
3. Trail Running Shoes
Sepatu jenis ini diperuntukkan bagi medan alam seperti tanah, bebatuan, atau jalur berumpuk.
Sol bagian bawah (outsole) memiliki lug atau gerigi tebal untuk memberikan cengkeraman (grip) kuat agar tidak mudah tergelincir.
4. Max Cushion Shoes (Sepatu Bantalan Maksimal)
Memiliki sol midsole ekstra tebal dan sangat empuk. Fungsinya khusus untuk recovery run (lari pemulihan setelah latihan berat) atau lari jarak jauh (long run) demi mengurangi tekanan dan cedera pada sendi serta otot.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
6 Arti Mimpi Dipoligami Suami Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?
-
Tren Home Wellness Kian Diminati, Kualitas Air dan Udara Kini Jadi Prioritas Keluarga Modern
-
Beda Bedak Padat Wardah Colorfit dan Lightening, Mana yang Paling Sesuai Jenis Kulitmu?
-
Apakah Bedak Marina Tahan Lama? Cek Klaim Brand dan Ulasan Pengguna
-
Beda Two Way Cake dan Powder Foundation, Mana yang Lebih Bagus?
-
Bedanya Scarlett Whitening Acne Serum vs Brightly Ever After, Mana yang Cocok untuk Kulit Anda?
-
Dikaitkan dengan Ritual Pesugihan, Viral Daftar Harga Layanan Ritual di Gunung Kawi
-
Masalah Rambut Tak Selalu Sama, Ini Pentingnya Memilih Perawatan Sesuai Kebutuhan
-
4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
-
5 Mesin Cuci Portable yang Muat 4,5 Kg Baju, Cocok untuk Kos-kosan atau Paviliun