- Ukuran sepatu sering mengecoh karena perbedaan standar penomoran antara sistem US, UK, dan EU.
- Perbedaan anatomi kaki lebar orang Indonesia dengan desain sepatu merek luar negeri memicu risiko ukuran kesempitan.
- Mengukur panjang kaki dalam sentimeter serta mencocokkannya dengan tabel resmi merek disarankan untuk akurasi ukuran.
Suara.com - Pernahkah membeli sepatu online, tapi pas datang malah kelonggaran atau justru kesempitan? Masalah ini sering banget terjadi karena ketidakpahaman membedakan ukuran sepatu US dan UK.
Pada umumnya, ukuran sepatu tidak memakai satuan sentimeter (cm). Di Indonesia, patokan familier ukuran sepatu menggunakan standar EU (European) yang dicirikan dengan angka dua digit seperti 37, 38, 39, 40, 41, hingga 42.
Namun begitu dihadapkan pada merek global asal Amerika Serikat (US) atau Inggris (UK), masih ada yang bingung untuk mencari ukuran yang pas, karena penomorannya memakai angka satuan.
Supaya tidak keliru dan membuang uang percuma, yuk simak panduan lengkap cara menentukan ukuran sepatu yang pas untuk karakteristik kaki orang Indonesia berikut.
Perbedaan Ukuran Sepatu US, UK, dan EU
Hal pertama yang perlu diketahui adalah rumus dasar konversinya. Secara umum, angka pada ukuran US selalu lebih besar dibandingkan ukuran UK untuk panjang sepatu yang sama.
Sebagai gambaran kasar untuk sepatu pria: Jika mencari sepatu berukuran panjang sekitar 26 cm, ukuran US menunjukkan angka 9, sedangkan ukuran UK berada di angka 8 atau 8.5.
Standar EU untuk panjang tersebut biasanya ada di angka 42. Untuk lebih jelasnya, bisa melihat visual perbandingan standar ukuran internasional di bawah ini:
Perlu dicatat, setiap merek seperti Nike, Adidas, Hoka atau New Balance punya standar size chart sendiri yang bisa selisih sedikit (sekitar 0.5 cm). Jadi, jadikan tabel di atas sebagai acuan dasar, lalu selalu cek tabel resmi dari brand.
Mengapa Sering Kesempitan?
Selain salah melihat kode negara (US/UK), alasan utama mengapa sepatu merek luar sering terasa sempit di kaki orang Indonesia karena bentuk anatomi kaki.
Baca Juga: Aktivis Perempuan Vietnam Bikin Sejarah di Jalur Gaza Usai Lakukan Ini
Secara umum, kaki orang Indonesia cenderung memiliki tipe wide feet (melebar ke samping) dengan punggung kaki yang agak tebal.
Sementara itu, sepatu rancangan merek barat (terutama model slim fit atau sepatu lari tertentu) didesain untuk bentuk kaki yang cenderung ramping dan memanjang.
Untuk mengatasinya, saat membeli sepatu luar negeri dengan model runcing atau slim, disarankan menaikkan ukuran sebanyak 0.5 sampai 1 nomor (upsize) dari ukuran panjang asli kaki.
Langkah ini krusial agar bagian kelingking dan jempol kaki tidak terhimpit saat dipakai berjalan jauh.
Cara Tepat Mengukur Panjang Kaki di Rumah
Langkah paling aman sebelum membeli sepatu secara langsung ke toko maupun lewat online adalah mengukur panjang kaki asli dalam satuan sentimeter (cm). Ikuti langkah mudah ini:
1. Tempelkan selembar kertas di lantai, lalu sandarkan tumit sejajar dengan dinding.
Berita Terkait
-
Cara Cek Sepatu New Balance 530 Ori, Kenali Bedanya dengan yang KW
-
5 Rekomendasi Sepatu Jalan yang Nyaman untuk Pemakaian Sehari-hari, Ringan dan Empuk
-
Di Mana Tempat Beli Sepatu New Balance Ori di Indonesia? Ini 4 Rekomendasi Toko Resminya
-
4 Sepatu Lari Anak Terbaik Berdasarkan Review Pengguna, Ringan dan Super Nyaman
-
6 Sepatu Lari Lokal Warna Biru dengan Teknologi Penunjang Kenyamanan
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Moisturizer Apa yang Cocok untuk Kulit Berminyak di Indonesia? Ini 4 Rekomendasi Lokalnya
-
Danamon Rayakan HUT ke-70, Perkuat Inovasi D-Bank PRO dan Hadirkan Ragam Promo untuk Nasabah
-
Utang BGN Tembus Rp1,6 Triliun, Ini Daftar Tunggakannya ke Pihak Ketiga
-
Cerita di Balik Spanduk Malvinas: Dibuat dari Seprai Hotel dan Diselundupkan Diam-diam
-
Bikin Candu Warganet, Apa Sih Makna Lagu 'Sakedung Kading' yang Lagi Viral?
-
Sikat Mafia Lingkungan dan Korporasi SDA, Bareskrim Fokus 'Follow The Money' dan Sita Aset
-
Program Makan Bergizi Gratis Belum Capai Target, Realisasinya Baru 59 Persen
-
Minat Beli Logam Mulia Turun, Harga Patokan Ekspor Emas Jadi Merosot
-
Eksodus Besar-besaran! Daftar 13 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 'Turun Kasta' ke Super League
-
Masih Disidik Kejagung, Motor Listrik Rp243,9 Miliar Milik BGN Belum Dicatat sebagai Aset