- Prof. Dr. Jean Marc Aractingi, Presiden UIPM Global, bertugas sebagai juri dalam QS Reimagine Education Awards 2026.
- Ia menilai proposal inovasi pendidikan berdasarkan aspek teknologi kecerdasan buatan, dampak pembelajaran, serta keberlanjutan program secara independen.
- UIPM Global juga berpartisipasi sebagai peserta melalui proyek AI Innovation in Education yang status administrasinya telah selesai.
Suara.com - Prof. Dr. Jean Marc Aractingi, Presiden Universal Institute of Professional Management (UIPM) Global, menjadi salah satu anggota panel juri dalam QS Reimagine Education Awards & Conference 2026. Namanya tercantum dalam daftar juri yang dipublikasikan melalui laman resmi penyelenggara.
QS Reimagine Education merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Quacquarelli Symonds (QS), organisasi internasional yang juga dikenal melalui QS World University Rankings.
Konferensi dan penghargaan ini menjadi wadah bagi perguruan tinggi, perusahaan teknologi pendidikan (EdTech), serta berbagai organisasi untuk mempresentasikan inovasi di bidang pendidikan tinggi.
Sebagai anggota panel juri, Prof. Aractingi bertugas menilai proposal inovasi pendidikan yang diajukan peserta dari berbagai negara.
Penilaian dilakukan terhadap sejumlah aspek, mulai dari tingkat inovasi, dampak terhadap proses pembelajaran, penerapan teknologi termasuk kecerdasan buatan (AI), hingga skalabilitas dan keberlanjutan program.
Menurut ketentuan penyelenggara, setiap proposal dinilai secara independen oleh juri sesuai bidang keahlian masing-masing, dengan menerapkan prinsip kerahasiaan serta menghindari potensi konflik kepentingan.
Dalam profil resminya di portal QS Reimagine Education, Prof. Aractingi diperkenalkan sebagai Presiden UIPM Global dengan pengalaman lebih dari 40 tahun di bidang akademik, penelitian, teknik, diplomasi, dan kepemimpinan pendidikan tinggi.
Ia juga pernah berkarier sebagai duta besar serta aktif dalam pengembangan tata kelola pendidikan dan inovasi akademik.
Di sisi lain, UIPM Global juga tercatat sebagai salah satu peserta QS Reimagine Education Awards 2026 melalui proyek "UIPM AI Campus: AI-Powered Global Virtual University" yang didaftarkan pada kategori AI Innovation in Education (Academic).
Baca Juga: Akademisi Sepakat Pembahasan RUU Perampasan Aset Jangan Tergesa-gesa: Butuh Kehati-hatian
Berdasarkan dokumen pengajuan, status proposal telah dinyatakan completed, yang menandakan seluruh proses administrasi dan pengiriman dokumen telah selesai untuk mengikuti tahapan evaluasi.
Sebagai penyelenggara QS World University Rankings, QS dikenal luas melalui pemeringkatan universitas yang mengevaluasi ribuan perguruan tinggi di seluruh dunia berdasarkan sejumlah indikator, seperti reputasi akademik, reputasi pemberi kerja, kualitas riset, sitasi ilmiah, rasio dosen dan mahasiswa, serta tingkat internasionalisasi.
Selain pemeringkatan, QS juga rutin menggelar forum dan penghargaan yang berfokus pada transformasi pendidikan tinggi, termasuk pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan dalam proses pembelajaran.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru
-
Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Soal Kasus Eks Jampidsus, Akademisi dan Mahasiswa Kompak Ingatkan Jaga Rasa Keadilan Publik
-
Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya
-
Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate