- Profil dokter Tamara Jasmine disorot usai mengomentari pasien BPJS Kesehatan.
- Profil dokter Tamara Jasmine tercatat pernah bertugas di sejumlah fasilitas kesehatan.
- Pihak rumah sakit menegaskan komentar tersebut merupakan pendapat pribadi dokter Tamara.
Suara.com - Media sosial Threads tengah dihebohkan oleh unggahan seorang dokter bernama Tamara Jasmine yang akunya @tamdjs soal pasien BPJS Kesehatan.
Bermula dari dokter Tamara Jasmine ini mengomentari beban kerja tenaga kesehatan (nakes) dan sistem BPJS.
Ia menyebut bahwa nakes tidak dibayar oleh BPJS jika kasus pasien tidak sesuai aturan.
Ia juga menambahkan bahwa masyarakat hanya membayar ke pihak BPJS, bukan ke rumah sakit atau nakes sehingga ia mempersilakan warga yang tidak suka untuk tidak berobat ke rumah sakit tersebut.
"Tidak ada yang minta kalian berobat," tulisnya.
Cuitan dokter Tamara itu lantas menjadi sorotan publik dan nakes lainnya, karena dinilai tidak berempati pada pasien BPJS.
Hal ini membuat publik penasaran dengan rekam jejak dokter Tamara Jasmine.
Latar Belakang Tamara Jasmine
Berdasarkan informasi dari LinkedIn Tamara Jasmine, dokter tersebut berasal dari Palembang, Sumatera Selatan dari Universitas Negeri Jambi pada tahun 2018.
Baca Juga: 6 Rekomendasi Sepatu Lari Specs Murah dan Awet, Cocok untuk Easy Run hingga Half Marathon
Kemudian, dokter Tamara Jasmine ini juga memberikan pengalaman kerjanya, antara lain:
- Dokter untuk poli umum dan rawat inap Klinik Graha Medis Cilamaya
- Dokter jaga IGD dan rawat inap di RSUP Persahabatan, RSIA Ibnu Sina
- Dokter In House Clinic di PT Koito di kawasan Indotaisei, Karawang
- Ketua Komite Mutu RSIA Ibnu Sina Jakarta
- Direktur Pelayanan Medis RSIA Ibnu Sina Jakarta
Namun, sejumlah instansi bersangkutan jutsru menyebut Tamara Jasmine tidak lagi menjadi tenaga medis di beberapa rumah sakit.
1. RSUP Persahabatan
Lewat pernyataan resminya, RSUP Persahabatan menegaskan bahwa dr. Tamara Jasmine bukan pegawai maupun nakes di sana.
Ia tercatat hanya pernah menjadi relawan Covid-19 pada periode Juli hingga Oktober 2021.
2. Klinik Graha Medis Cilamaya
Berita Terkait
-
Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Profil Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan yang Diduga Terima Amplop Dolar dari Eks Bupati Kuansing
-
Profil John van den Brom Pelatih FC Twente yang Usir Mees Hilgers, Suka Ribut dan Ngomong Kasar
-
Asha Assuncao Umur Berapa? Ini Profil Lawan Main Arya Saloka yang Curi Perhatian
-
Profil dan Peran Don Ritto dalam Kasus TPPU Jampidsus Febrie Adriansyah
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek