/
Rabu, 01 Maret 2023 | 15:35 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau pembangunan Masjid Al Jabbar di Gedebage (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/YU)

LINIMASA - Perkembangan ekonomi di Jawa Barat terus meningkat. Terbukti dengan pertumbuhan pembangunan yang tak ada hentinya.

Dibalik pertumbuhan itu, ada 5 daerah yang menjadi tulang punggung investasi di Jawa Barat. Kelimanya yaitu Kota dan Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Karawang.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar, Nining Yuliastini, berharap kelima daerah ini bisa meencapai target investasi di 2023.

"Lima wilayah ini diharapkan mampu mencapai target sehingga target Jabar bisa terealisasi, tanpa mengesampingkan wilayah lain," kata Nining kepada wartawan di Bandung, dikutip dari laman warta ekonomi, Rabu (1/3/2023).

Dari kelima daerah tersebut, Kabupaten Bekasi menjadi target utama untuk mencapai target realisasi investasi pada 2023 dengan investasi sekitar Rp50 triliun dan Karawang sekitar Rp40 triliun.

DPMPTSP Jabar sendiri akan meningkatkan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang diharapakan bisa mempermudah munculnya usaha di masyarakat.

Adapun pada 2022, telah diterbitkan 448 ribu lebih NIB di Jabar. Lima wilayah terbanyak yang menerbitkan NIB antara lain Kabupaten Sumedang, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Garut.

Nining juga menyebutkan ada lima negara yang paling banyak berinvestasi di Jabar, yakni Tiongkok, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan Belanda. Pemda Provinsi Jabar juga akan mencari investor dari negara lain pada tahun ini.

"Program Investasi Juara kami siapkan tahun ini, yakni dengan memberikan kemudahan perizinan, meningkatkan komunikasi dengan semua yang terlibat dalam investasi, dan mengomunikasikan hambatan dan masalah yang muncul agar investasi lebih nyaman di Jabar," jelasnya.

Baca Juga: 'Dinda Saya Tidak Mau Seperti Sambo', Pesan Kapolri Ke Teddy Minahasa

Deputi Kepala Bank Indonesia Jabar, Bambang Pramono, mengatakan target investasi tahun ini bisa dicapai oleh Jabar jika melihat capaian investasi tahun 2022 yang mencapai Rp174,6 triliun.

"Tahun ini banyak proyek di Jabar. Pengembangan Rebana dan Jabar Selatan juga terus dikebut. Hanya saja harus dicari ada kendala apa sehingga pengembangan Rebana belum bisa cepat. Jabar Selatan bisa menjadi lumbung pangan substitusi impor," ungkapnya.

Seperti diketahui, Pemda Provinsi Jawa Barat mendapatkan target realisasi investasi, baik dari Penanam Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanam Modal Asing (PMA), sebesar Rp188,01 triliun pada 2023. Sejumlah strategi pun disiapkan untuk merealisasikan target tersebut. 

Load More