LINIMASA - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan sangat menyayangkan praktik impor kereta api listrik bekas dari Jepang. Luhut berpendapat seharusnya PT. Kereta Cepat Indonesia (KCI) membuat perencanaan untuk tidak melakukan impor.
"Dulu impor barang bekas, masa sekarang mau impor barang bekas lagi? Jadi kita bilang kenapa enggak buat perencanaan untuk tidak impor," kata Luhut di Kantor Menko Marves, dikutip dari RRI Sabtu (04/03/23).
Luhut mengaskan ada baiknya praktik impor dikurangi dan beralih ke produk dalam negeri. Meskipun harga KRL baru mahal, namun setidaknya perputaran uang terjadi di dalam negeri.
"Memang mungkin sedikit lebih mahal, Tapi uangnya berputar dalam negeri," ujar Luhut.
Kemudian Luhut juga mengatakan bahwa kegiatan impor barang boleh dilakukan apabila industri dalam negeri tidak mampu memproduksi barang baru. Namun, karena waktu yang tidak memungkinkan, sebelum impor pemerintah akan meminta BPKP mengaudit secara mendalam agar tidak terjadi penyimpangan.
"Kita mau kirim BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) untuk melakukan audit dulu barangnya. Jadi nggak dibeli dari tangan ketiga, nanti harganya supaya harga yang benar," ujar Luhut.
PT. KCI sendiri belum mendapatkan persetujuan dari Kemenperin untuk impor Kerta Api Listrik bekas. Padahal, PT. KCI harus mencari pengganti 10 set kereta api Jabodetabek yang akan dipensiunkan pada 2023.Menko Marves
Rencana impor oleh PT. KCI itu belum dapat ditindaklanjuti dengan pertimbangan pada fokus pemerintah meningkatkan produksi dalam negeri serta substitusi impor melalui program Peningkatan Pengguna Produk Dalam Negeri (P3DN).
Baca Juga: Depo Pertamina Plumpang Kebakaran, Belasan Korban Tewas dan 8 Orang Dinyatakan Hilang
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Imbas Tabrakan KRL dengan KA Agro Bromo Anggrek, Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara
-
Sejajarkan Andrie Yunus dengan Marsinah, Dongker Bakal Abadikan Kasus Kekerasan Aparat dalam Lagu
-
Momen Dramatis Evakuasi Korban Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur
-
Kisah Kangen Band Diangkat ke Layar Lebar Lewat Film Mencari Yolanda
-
Potret Ngeri Tabrakan KA Argo Bromo-KRL, Gerbong Ringsek
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya