LINIMASA - Penceramah sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Cadangpinggan, Indramayu, Abdul Syakur Yasin menjelaskan tentang bagaimana agar durasi kenikmatan bisa terus panjang.
Menurut Buya Syakur--sapaan akrab Abdul Syakur--menjelaskan ihwal merawat kenikmatan yang diberikan oleh Allah SWT.
"Bagaimana caranya durasi supaya kenikmatan ini berlaku panjang," kata Buya Syakur dikutip dari kanal YouTube KH Buya Syakur Yasin MA.
Buya Syakur menyebut mendapatkan kenikmatan dan kehilangan kenikmatan harus selalu kita sadari. Bagaimana kita merasa paling tidak beruntung dalam hidup, maka cepatlah bersabar.
Menurutnya, untuk bisa memahami kenikmatan yang diberikan Tuhan, maka kita harus mengerti tentang konsep kenikmatan dan penderitaan yang juga datang dari Tuhan.
Buya Syakur mengibaratkan jalan tol yang seluruh bagian jalannya mulus, maka harus diberi rintangan di setiap beberapa kilometer agar sopir yang melintasi jalan tol tersebut tetap siaga dan tidak mengantuk.
"Seperti jalan tol yang mulus itu diperlukan bikin terjalan-terjalan setiap sekian kilometer supaya sopir yang menikmati mulusnya jalan tol itu tidak ngantuk," katanya.
Guna menggapai kenikmatan yang memiliki durasi panjang, kita harus sadar dan ikhlas menerima cobaan serta ujian yang diberikan Allah SWT.
Misalkan, kata dia, ketika kita diberi sebuah musibah atau bala bencana, maka hal itu merupakan bagian dari anugerah Tuhan agar kita sadar akan kebesaran Allah SWT.
Baca Juga: Hasil Liga 1: Taklukkan PSS Sleman, Alex Martins Jadi Pahlawan Kemenangan Bhayangkara FC
Hal itupun, kata dia, dalam rangka menyadarkan kita untuk bisa memperpanjang durasi kenikmatan yang terkadang belum mampu kita miliki.
"Saya sendiri alhamdulillah ketika di bokong saya kena bisul sampai saya berceramah selama 3 bulan duduknya miring dengan bookong separo, karena sakit sih," ucap dia.
"Sejak saya dapat bisul di bokong saya baru sadar saya punya kenikmatan bokong, betapa nikmatnya seprti bantal permanen, duduk di mana saja empuk kan," tambahnya.
Dua cara memperpanjang durasi kenikmatan
Buya Syakur mengatakan ada dua hal yang bisa membuat kita merasakan kenikmatan dengan durasi yang panjang. Kedua cara tersebut yakni bersyukur dan bersabar.
"Jadi ada dua, ketika kita diuji dengan kenikmatan, jawaban kita adalah syukur, ketika kita diuji dengan cobaan maka jawaban kita dengan sabar," katanya.
Antara sabar dan syukur, kata dia, merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Keduanya akan mengisi kesadaran diri kita silih berganti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati