/
Selasa, 04 April 2023 | 19:14 WIB
Proses pemakaman 9 jenazah korban pembunuhan Slamet Tohari di Desa Balun, Wanayasa, Banjarnegara. (Suara.com/Citra Ningsih)

LINIMASA - Sembilan dari 10 jenazah korban pembunuhan berencana dukun berinisial TH alias Mbah Slamet, 45 tahun, dipulasarakan di Tempat Pemakaman Umum Desa Balun, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pada Selasa (4/4/2023), siang. 

Sebelumnya, sembilan jenazah korban dukun pengganda uang tersebut telah menjalani autopsi di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. 

Belum diketahui identitas kesembilan jenazah tersebut. Hasil autopsi diserahkan oleh Kanit III Satreskrim Polres Banjarnegara Iptu Imam Sanyoto ke Pemerintah Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara, guna dimakamkan di tempat pemakaman di sana. 

"Jenazah tanpa identitas ini terdiri atas tiga orang perempuan dan enam orang laki-laki," ucap Imam, melansir Antara. 

Setelah jenazah diserahkan ke Pemerintah Desa Balun, Kesembilan korban pembunuhan berencana dukun tersebut dimulasarakan dalam tiga liang lahat.

Kepala Polres Banjarnegara AJun Komisaris Besar Polisi Hendri Yulianto menerangkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka Mbah Slamet mengaku sudah membunuh 10 orang sejak 2020. Namun pelaku lupa siapa saja nama-nama korban tersebut. 

"Ini sesuai dengan jumlah jenazah yang kami temukan (hingga 3 April)," ucapnya. 

Hendri mengatakan satu jenazah sudah teridentifikasi sebagai PO, warga Sukabumi, Jawa Barat. Jenazah PO sudah dijemput keluarganya pada Senin (3/4), malam. 

Personel Polres Banjarnegara dibantu sukarelawan dan warga pada Selasa, kembali menyisir lokasi penguburan korban pembunuhan berencana yang dilakukan Mbah Slamet. 

Baca Juga: Innalillahi, Rizky Billar Meninggal Dunia akibat Kecelakaan Maut hingga Keluarga Nangis Histeris, Bernarkah? Cek Faktanya!

Petugas gabungan kembali menemukan dua jenazah yang diduga laki-laki dan perempuan yang terkubur dalam satu lubang. Dua jenazah tersebut selanjutnya dibawak ke RSUD Hj. Lasmanah Banjarnegara. 

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Komisaris Besar polisi M. Iqbal Alqudusy mengatakan total korban pembunuhan dukun penggandaan uang tersebut sebanyak 12 orang.

Terungkap berkat laporan keluarga korban

Kasus pembunuhan berantai dukun Mbah Slamet alias TH terungkap berkat laporan GE yang merupakan anak salah satu korban berinisial PO (53), warga Sukabumi, pada 27 Maret 2023.

Laporan tersebut didasari atas pesan yang dikirim korban melalui WhatsApp kepada anaknya yang lain, yakni SL (adik GE) pada 24 Maret 2023, yang memberi kabar kalau korban PO sedang berada di rumah Mbah Slamet. 

PO pun berpesan apabila sampai Minggu, 26 maret 2023, ia tak kunjung pulang, SL dan GE diminta datang ke rumah Mbah Slamet dengan didampingi aparat kepolisian. 

Load More