LINIMASA - Pengamat politik sekaligus pegiat media sosial Jhon Sitorus menilai Presiden Joko Widodo alias Jokowi melakukan manuver tega terhadap Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.
Beberapa waktu lalu Jokowi mengundang para ketua partai ke kantor presiden. Pertemuan tersebut disebutnya sebagai agenda silaturahmi. Namun, pertemuan tersebut diduga membahas pula masalah Pilpres 2024.
Jhon Sitorus menilai Surya Paloh tengah merasakan nasib apes setelah tak diundang oleh Jokowi. Meski bagian dari partai koalisi pemerintah, tapi NasDem kini seperti tak dianggap.
"Kasihan betul partai Nasdem. Ada tapi nggak dianggap," kata Jhon melansir dari Terkini.id--partner Suara.com, Kamis (4/5/2023).
Menurutnya, kemungkinan Jokowi tidak akan merombak kabinet atau resuffle dengan cara mencopot menteri dari Partai NasDem. Namun, mantan gubernur DKI Jakarta tersebut memiliki cara elegan lainnya untuk memperlakukan Paloh dan partainya.
Ia menilai, Jokowi memperlakukan Paloh seperti raja dalam bidak catur yang tak kunjung diskakmat meski peluangnya untuk menang dalam permainan catur sudah tidak ada lagi.
Jokowi, kata dia, malah terus mengulur waktu dan hanya berusaha menghabisi pion-pion miliki Paloh saja. Seolah Jokowi hendak mempermalukan Paloh dan NasDem.
"Jalan catur Jokowi kembali menyiksa sang lawan. Tidak mereshuffle Nasdem, tetapi juga tidak menganggap Surya Paloh," ucapnya.
"Jangan ajari Jokowi main catur, strateginya sederhana tapi bikin lumpuh."
Baca Juga: Cek Fakta: Tak Hanya Amanda Manopo, Kini Putri Anne Cekcok dengan Arya Saloka hingga Videonya Viral
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Ulasan Film Kupilih Jalur Langit: Kisah Nyata Viral yang Menguras Air Mata
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas