LINIMASA - Indonesia akhirnya bisa tetap berpartisipasi di ajang Piala Dunia U-20 2023, meski Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) sudah mencabut status tuan rumah dan melemparnya ke Argentina.
Andil Indonesia di helatan turnamen sepak bola terakbar di jagat raya tersebut disampaikan langsung oleh FIFA setelah mengumumkan tetap menggunakan lagu trio musik elektronik, Weird Genius.
Lagu berjudul Glorious milik Weird Genius tersebut semula dihapus FIFA dari website resminya menyusul batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
Sebelumnya, Indonesia disanksi FIFA karena adanya gelombang penolakan terhadap kehadiran Timnas Israel. Imbasnya Weird Genius bersama trio penyanyi muda Indonesia, Tiara Andini, Lyodra, dan Ziva Magnolia harus menerima nasib nahas lagunya dihapus dari website resmi FIFA.
Terkini, FIFA memastikan lagu tersebut tetap dipakai sebagai soundtrack resmi Piala Dunia U-20 2023 meski kini tuan rumah pindah ke Argentina.
FIFA pun mengumumkan lagu resmi Piala Dunia U-20 2023 tersebut pun akan dirilis dengan durasi penuh pada 21 Mei 2023 mendatang.
"Menjelang Piala Dunia FIFA U-20 Argentina 2023, yang dimulai pada 20 Mei, FIFA akan meluncurkan lagu resmi turnamen pada 12 Mei," tulis FIFA dalam keterangannya.
"Lagu tersebut akan berfungsi sebagai latar belakangan temik untuk drama, sensasi, dan keseruan turnamen."
Selain itu, potongan klip Glorious milik Weird Genius pun diunggah di akun media sosial resmi FIFA.
"Ini dia potongan klip dari video musik “Glorious” yang menjadi Lagu Resmi Piala Dunia U-20 2023 di Argentina. Lagu selengkapnya akan dirilis pada tanggal 12 Mei hanya di FIFA+," tulis FIFA di akun resminya, @fifaworldcup, Jumat malam (5/5/2023) .
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Kajari Karo Danke Rajagukguk Dicopot Buntut Kasus Amsal Sitepu, Digantikan Edmond Novvery Purba
-
Dari Kilang hingga Minyak, Ini Isi Diplomasi Energi Prabowo ke Rusia
-
Bertukar Cinderamata, Prabowo Subianto Beri Miniatur Candi Borobudur ke Vladimir Putin
-
Studi Ungkap Aspal dan Beton Memerangkap Panas, Kenapa Kota Jadi Kian Menyengat?
-
Children of Heaven Bikin Hanung Bramantyo dan Muhadkly Acho Bergairah Ajak Anak ke Bioskop
-
Selamat Tinggal 'Zombi Digital': Sekolah di Jawa Timur Resmi Batasi Penggunaan Gadget
-
Apa Itu MDCP? Kerjasama Militer AS-Indonesia yang Baru Diteken Sjafrie Sjamsoeddin
-
Validasi Terbaik Saat Ingin Nyerah: Review Buku Aku Bukannya Menyerah, Hanya Sedang Lelah
-
Rekam Jejak I Dewa Gede Wirajana, Kepala Kejati Riau yang Baru
-
Enggan Larut Euforia, Frans Putros Minta Persib Bandung Fokus Hadapi Dewa United