/
Senin, 08 Mei 2023 | 08:41 WIB
Bakal capres Anies Baswedan tiba di Bandara Notohadinegoro Jember pada Sabtu (6/5/2023) sore. (AntaraA/HO-FB Anies Baswedan)

LINIMASA - Bakal calon presiden (capres) yang diusung Koalisi Perubahan, Anies Baswedan angkat bicara saran yang disebutkan Menteri Koordinator Bidang Maritin dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan kepada Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh

Anies mengatakan soal cawapres yang disodorkan Luhut kepada Paloh tidaklah penting. Menurutnya, kalau saja hal tersebut penting maka Paloh sendiri pasti akan langsung menyampaikan kepada dirinya. 

"Soal wakil begini, kalau dengan beliau (Paloh) kalau itu urgen dan penting pasti langsung disampaikan. Kalau tidak langsung disampaikan pasti tidak urgen dan tidak penting," kata Anies di Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (7/5/2023), melansir Suara.com.

Anies pun mengatakan soal Presiden Joko Widodo alias Jokowi yang menyebut NasDem kini sudah keluar dari koalisi pemerintah. Ia mengaku fokus pada persiapan menuju Pilpres 2024

"Jadi fokus kami menyiapkan untuk menawarkan pada rakyat Indonesia sebuah jalan baru yang kami menyebutnya meluruskan jalan, menghadirkan keadilan ini menjadi fokus kami," katanya. 

Diberitakan sebelumnya,Ketua DPP Partai NasDem Sugeng Suparwoto mengayakan Luhut turut menyodorkan sederet nama cawapres yang akan mendampingi Anies di Pilpres 2024. 

Luhut menyampaikan hal tersebut saat bertemu langsung dengan Surya Paloh, belum lama ini. 

"Tentang nama, betul ada diskusi dan sebagainya, tetapi sekali lagi tidak etis. Betul, Pak Luhut juga meng-endorse, katakanlah kalau bahasa kalian kan, meng-endorse ini meng-endorse itu, dan sebagainya," beber Sugeng. 

Baca Juga: Anies Minta Jokowi Tidak Khawatir Saat Lengser, Singgung Kekuasaan Milik Rakyat

Load More