/
Jum'at, 26 Mei 2023 | 18:32 WIB
Fadly Faisal dan Rebecca Klopper (Instagram/@rklopperr)

LINIMASA - Jauh hari sebelum tersebarnya video syur 47 detik, kuasa hukum Rebecca Klopper, Ahmad Ramzy membenarkan jika kliennya sempat diperas dan diancam pada Oktober 2022 lalu. 

Orang yang telah mengancam akan menyebarkan video asusila itu rupanya teman dekat mantan pacarnya Rebecca. Dari kasus ini, polisi menangkap dan menahan orang yang berinisial RFM dan NR tersebut.

Ramzy pun membenarkan jika keduanya merupakan teman dekat mantan pacar Rebecca.

"Iya betul. Salah satu dari mereka mengenal RK, dan RK juga kenal salah satu tersangka tersebut. Yang sau lagi RK enggak kenal," kata Ramzy, dikutip dari Suara.com pada Jumat (26/5/2023).

Imbas ancaman tersebut, Rebecca sempat memilih jalan kekeluargaan dengan kedua pelaku tersebut. Alhasil, kesepakatan damai pun terjadi dan mereka sepakat untuk menghapus video asusila tersebut.

"Waktu itu klien saya memilih menyelesaikan perkara secara restorative justice. Waktu itu sudah disepakati bahwa terhadap hal-hal tersebut dimusnahkan. Mungkin itu juga yang jadi salah satu pertimbangan klien saya untuk tidak meneruskan perkara ini," ujar Ahmad Ramzy.

Rebecca melalui Ahmad Ramzy kemudian memutuskan mencabut laporan atas keberadaan video syurnya pada 28 November 2022. Ramzy pun mengaku terkejut video tersebut kini muncul kembali.

"Karena berpikir yang memiliki video hanya tsk. Ternyata belakangan baru muncul lagi video yang beredar yang juga saya turut prihatin sehingga jadi ramai," tutur Ramzy.

Ramzy sendiri mengaku tidak tahu apakah video yang sekarang beredar, sama dengan yang jadi bahan pemerasan pada Oktober 2022. Ia sendiri mengaku tak pernah melihat video tersebut.

Baca Juga: Doa Setelah Sholat Dhuha Sesuai Sunnah Rasulullah Tulisan Latin dan Artinya

"Saya tidak pernah melihat videonya. Karena waktu itu kaitannya dengan hal berbau sensitif pornografi, jadi saya tidak melihat," ucap Ramzy.

Load More