LINIMASA - Kabar mengejutkan baru saja muncul, pemain Maroko keturunan Indonesia ini bakal memperkuat Timnas jelang FIFA Matchday.
Klaim tersebut disebarkan melalui unggahan kanal YouTube Kreator Bola pada Senin (12/6/2023).
"HAFAL PANCASILA!! PEMAIN KETURUNAN DIAM - DIAM PUNYA KTP INDONESIA | INI BUKTINYA." tulis judul video tersebut.
Sementara itu, keterangan pada thumbnail video berbunyi "PSSI LANGSUNG DAFTARKAN KE FIFA MATCHDAY. TIBA DI SURABAYA LANGSUNG TUNJUKAN KTP KE STY,".
Tampak potret pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong bersama pemain asal Maroko itu pada thumbnail video.
Lantas, benarkah informasi tersebut dan siapa pemain yang dimaksud?
Setelah ditelusuri, tim cek fakta Linimasa Suara tidak menemukan bukti valid yang disampaikan dalam informasi tersebut.
Narator menyebut jika pemain yang dimaksud ialah Ilias Alhaft, pemain yang memiliki darah Maroko dan Indonesia.
Baca Juga: Cek Fakta: Makin Berani, Putri Candrawathi dan Kuat Ma'ruf Mesum di Depan Ferdy Sambo
Nyatanya pemain tersebut merupakan kelahiran Belanda yang juga memiliki darah Maroko. Artinya klaim ini tidak benar atau mengandung kebohongan.
Ditambah, potret yang berada di thumbnail video tidak memperlihatkan Ilias, melainkan orang lain yang diedit bersama Shin Tae Yong.
Hingga kini, video berdurasi 3 menit 2 detik itu telah ditonton sebanyak 4,1 ribu tayangan.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan klaim yang menyatakan jika pemain asal Maroko keturunan Indonesia bakal memperkuat Timnas merupakan informasi hoaks.
Catatan Redaksi:
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bukan Tanpa Alasan, Ini Penyebab Utama Proyek Pengolahan Sampah di DIY Tertunda
-
Gebrakan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Hapus Pajak Kendaraan Tahunan, Pemilik Mobil Untung Jika...
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen
-
Mengapa Belum Ada Striker Arab Saudi Sekelas Sami Al-Jaber Jelang Putaran Final Piala Dunia 2026?
-
Zulfan Hasdiansyah Soroti Peluang Pendidikan Global di MEYS 2026
-
Bene Dion Akhirnya Ibadah di Gereja Lagi, Berkat Diajak Suster dengan Cara 'Agak Laen'
-
Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak
-
BGN Sebut MBG Gerakkan Ekonomi Hingga Rp16,8 Miliar per Hari di Kalbar
-
Tunduk ke Pemprov Jabar, Pemkab Bogor Pastikan Hanya Tambang Legal yang Boleh Beroperasi