LINIMASA - Lady Nayoan menghadapi masa sulit dalam hidupnya. Rasa sakit hati yang tak tertahankan dan bukti-bukti perselingkuhan suaminya, Rendy Kjaernett, dengan Syahnaz Sadiqah telah membuatnya tidak bisa lagi menahan perasaannya.
Bahkan, perselingkuhan tersebut terjadi ketika Lady sedang berjuang untuk bertahan hidup demi hamil dan melahirkan anak ketiganya. Ironisnya, setelah mengungkapkan perselingkuhan tersebut, Lady malah mendapatkan teror yang menghantui hidupnya.
Semuanya bermula ketika akun Instagram Lady tiba-tiba hilang tanpa jejak. Namun, yang lebih mengkhawatirkan adalah teror-teror yang dia terima.
Dari nomor telepon yang tidak diketahui asalnya, Lady menerima panggilan yang membuatnya takut. Seseorang yang tidak dikenal menyebutkan nama panggilan khasnya di keluarga, tetapi dengan suara yang asing baginya.
Tidak hanya itu, Lady juga menerima ancaman melalui pesan langsung di Instagram. Pesan-pesan tersebut menyiratkan bahwa orang itu ingin Lady berhenti mengungkapkan dugaan perselingkuhan yang dilakukan sang suami, Rendy Kjaernet dan Syahnaz.
Peneror itu mengancam Lady Nayoan dengan tuduhan mencari sensasi, dan mengingatkan Lady agar berhati-hati. Semua hal ini membuat Lady merasa cemas dan takut.
Ketakutan Lady semakin bertambah ketika dia menyadari bahwa dia diikuti oleh orang asing setelah pergi bersama seorang teman.
Lady membagikan pengalamannya yang menegangkan tersebut saat menjadi bintang tamu di podcast Denny Sumargo yang tayang di kanal YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo, Senin (26/6/2023).
"Tepat malam itu, ada orang yang mengikutiku dengan mobil. Aku berjalan, dan kebetulan aku bersama teman. Seseorang tersebut jelas-jelas mengikutiku," kata Lady Nayoan.
Baca Juga: CEK FAKTA: Ibu Putri Ariani Nangis, Dewi Perssik Sebut Pemegang Golden Buzzer AGT Penyanyi Sirkus
Meskipun teror dan ketidakpastian tersebut menghantuinya, Lady menyadari bahwa dia belum memiliki persiapan yang memadai untuk menghadapi berbagai situasi yang mungkin terjadi di masa depan.
Namun, Lady memutuskan untuk tetap yakin dan teguh pada keputusannya untuk berpisah dari Rendy.
"Ini sudah ketiga kalinya dia ketahuan selingkuh. Aku tidak ingin menghalangi jalannya lagi. Jika memang ini jalannya, biarlah begitu. Tapi aku ingin mengakhiri hubungan ini. Hingga saat ini, pikiranku tetap pada pemisahan," katanya.
Lady berharap agar Rendy bertanggung jawab dan menyelesaikan hubungan mereka dengan sebaik-baiknya. Baginya, keputusan untuk berpisah adalah jalan terbaik demi kebaikan anak-anak mereka.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?