/
Selasa, 11 Juli 2023 | 06:00 WIB
Kepala BP2MI - Benny Rhamdani (Antara)

LINIMASA - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) baru-baru ini melakukan penggerebekan di sebuah tempat penampungan pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

Kepala BP2MI, Benny Rhamdani, mengungkapkan bahwa dalam operasi tersebut, pihaknya berhasil mengamankan enam orang WNI yang diduga akan diberangkatkan secara ilegal ke Arab Saudi.

"Alhamdulillah malam ini ada enam anak bangsa perempuan semua diamankan, mereka ditampung di salah satu tempat," ujar Benny Rhamdani kepada wartawan, Senin (10/7/2023).

Lebih lanjut Benny menjelaskan penggerebekan itu dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat. "Atas pelaporan itu, kami berkoordinasi dengan pihak kepolisian langsung bergerak cepat," ucapnya.

Menurut Benny, saat ini para korban yang berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB) sedang ditampung sementara waktu di BP3MI Ciracas, dimana mereka akan mendapatkan pendampingan.

"Untuk saat ini kami tampung mereka di kantor BP3MI Ciracas untuk dilakukan pendampingan memberikan pemahaman terkait prosedur pemberangkatan secara resmi, agar anak bangsa ini tidak menjadi korban perdagangan orang," tuturnya.

Benny juga mengungkapkan bahwa BP2MI telah menawarkan kepada keenam WNI yang diselamatkan untuk melakukan perjalanan ke Arab Saudi melalui jalur resmi. Dia menjamin bahwa keenam perempuan tersebut menerima tawaran tersebut.

"Mereka kita juga tawarkan agar mengikuti pemberangkatan secara resmi dari negara, mereka menyatakan siap untuk mengikuti," tukasnya.

Baca Juga: Cek Fakta: Presiden FIFA Sebut Pembangunan JIS Tak Sesuai Standarisasi Piala Dunia U-17

Load More