Mungkin sebagian di antara Anda penyuka game di handphone atau HP Android sudah tahu, tapi mungkin banyak juga yang belum. Beberapa game dewasa di Android itu dikhususkan untuk orang yang sudah cukup umur lho, karena memang cukup vulgar untuk dimainkan.
Rekomendasi game dewasa di Android itu biasanya berisi konten yang mengandung adegan percintaan, kekerasan, dan hal lainnya yang tidak cocok dikenal apalagi dimainkan oleh anak-anak.
Makanya, bagi kamu yang masih di bawah 18 tahun, harusnya sih dilarang main game-game di bawah ini. Meskipun nyatanya, banyak juga anak bahkan orangtuanya yang tidak begitu peduli soal ini.
Yang jelas, penting bagi para orangtua untuk mengawasi anak-anaknya yang masih di bawah umur dalam hal game-game yang mereka mainkan. Nah, seperti dikutip dari Hitekno.com, berikut beberapa game dewasa di Android yang bisa dimainkan:
1. Linda Brown: Interactive Story
Linda Brown: Interactive Story menawarkan cerita dengan bumbu romantisme sekaligus juga misteri. Selain memilih dialog, Anda juga harus mencari jawaban atas teka-teki yang perlu dipecahkan dengan sendirinya.
Tidak semua pilihan bisa dipakai dalam game ini. Ada juga yang justru dibanderol dengan harga tertentu. Jadi, untuk membuka semua kontennya, Anda harus membelinya.
2. Summertime Saga
Summertime Saga adalah game dewasa yang sudah cukup lama hadir. Dalam game Android ini, Anda akan berperan sebagai seorang remaja laki-laki yang terlilit utang dalam jumlah yang sangat besar kepada sekelompok mafia.
Baca Juga: Anak Takut ke Dokter Gigi? Jangan Khawatir, Cukup Simak Tips Sederhana Ini untuk Solusinya!
Untuk melunasi utang tersebut, semua hal bisa dilakukan, termasuk di antaranya bekerja di klub malam, melayani para ibu-ibu muda, atau menjadi teman kencan dari wanita kaya raya.
Namun untuk mendapatkan game ini, Anda harus mengunjungi situs aslinya. Hal itu karena game dewasa ini tidak tersedia di Google Play Store.
3. Sakura School Simulator
Game Android yang satu ini memiliki tema mengenai kehidupan murid sekolah di Jepang. Pemain nantinya akan memainkan karakter sebagai murid dari Sakura High School.
Pemain bisa mengeksplor berbagai tempat yang ada di dalam game ini, serta dapat pula berinteraksi dengan sesama pemain. Game ini juga memberikan kebebasan pemainnya untuk berkreativitas di dalam game.
Pemain Sakura School Simulator juga bisa mendandani karakter dengan berbagai model pakaian, membuat bangunan-bangunan unik, serta berbagai benda lainnya layaknya di dunia nyata. Ini yang mungkin membuat sebagian orang mengira game ini terkategori game untuk anak-anak atau bocah, meskipun sebenarnya tidak karena lebih cocok untuk remaja.
4. Hitman Sniper
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena