Pengamat politik UIN, Burhanuddin Muhtadi, menyoroti momen ketika Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri duduk satu meja dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam acara jamuan makan malam delegasi KTT G20 di Garuda Wisnu Kencana.
Dalam pernyataannya, Burhanuddin mengaitkan momen tersebut dengan kemungkinan koalisi antara PDI Perjuangan dan Demokrat dalam Pilpres 2024.
Dengan tegas, Burhanuddin mengatakan bahwa soal potensi keduanya berkoalisi dalam kontestasi politik sangatlah kecil.
Hal ini dilontarkan oleh Burhanuddin saat menjadi salah satu narasumber dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi yang tayang di kanal YouTube tvOneNews.
"Saya tidak ingin mendahului takdir, tetapi peluang kerja sama politik antara PDI Perjuangan dan Demokrat terlalu kecil terjadi," ujar Burhanuddin seperti dikutip melalui unggahan kanal YouTube tvOneNews pada Rabu (16/11/2022).
Meski berpeluang kecil, tapi koalisi antara dua partai besar ini tidak bisa dikatakan tidak akan terjadi.
"Tetapi melihat dari sejarah keduanya terutama Ibu Mega dengan Pak SBY itu sulit untuk membayangkan kedua partai besar Demokrat dan terutama PDI Perjuangan itu bisa bersatu," lanjutnya.
Dalam dialognya, Burhanuddin lantas mengatakan bahwa momen kebersamaan antara Megawati dan SBY bisa membuat angin segar bagi publik.
"Tampil dalam satu scene, satu foto yang menampakan kebersamaan meskipun mungkin cuma satu atau dua menit itu sangat indah, sangat adem ayem," kata Burhanuddin.
Baca Juga: 'Rujuk Nasional!' Warganet Full Senyum Lihat Megawati-SBY Duduk Semeja di KTT G20 Bali
"Terutama buat publik yang mengidealkan adanya kesejukan diantara para elite politik," imbuhnya.
Namun, meski demikian Burhanuddin menjelaskan bahwa kebersamaan antara Megawati dan SBY tidak bisa dikait-kaitkan dengan Pilpres 2024. Hal tersebut tampaknya terlalu sulit untuk terjadi.
"Itu terlalu too good to be true untuk membayangkan gara-gara duduk bersama kemudian kita tiba-tiba menganalisis koalisi keduanya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Akhirnya Dinner Bareng, Ini Awal Mula 'Perang Dingin' Mega-SBY yang Telah Berlangsung Hampir Dua Dekade
-
Kompak Pakai Baju Biru, Ekspresi Megawati dan SBY saat Semeja di G20 Sama-Sama Saling Menghindar?
-
'Rujuk Nasional!' Warganet Full Senyum Lihat Megawati-SBY Duduk Semeja di KTT G20 Bali
-
PDI Perjuangan Komentari Pertemuan Anies Baswedan dengan Gibran: Muji-muji, Pasti ada Udang di Balik Batu
-
Said Abdullah Menuding Anies Hanya Mencari Keuntungan Politik: Tidak Ada Hubungannya dengan Gibran
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Bahaya Laten Self-Diagnosis: Saat Gangguan Mental Berubah Jadi Tren Estetika di Media Sosial
-
Enam Penghargaan untuk BRI Group, Bukti Kinerja dan Transformasi Berkelanjutan
-
Menjelajahi Kedalaman Luka dan Nostalgia dalam The Grand Budapest Hotel
-
Tak Sekadar Batasi Konten, Instagram Mulai Beri Peringatan Saat Remaja Cari Istilah Berbahaya
-
Profil Komjen Syahardiantono, Kabareskrim 'Pembersih' Polri yang Disorot DPR Usai Absen RDPU
-
BRI Sabet Enam Penghargaan, Tegaskan Daya Saing di Tingkat Global
-
Skandal Korupsi MBG Merembet ke NTB, Kejagung Periksa Sejumlah Saksi
-
Dicibir karena Animasi Jelek, Niu Lai Jadi Box Office Saingi The Odyssey
-
BRI Perkuat Transformasi Digital Bisnis lewat Tampilan Baru Qlola New Skin
-
Atta Rumnan Gandeng Aldi Taher untuk Gebrakan Musik di 3 Negara