Welcoming dinner acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali beberapa waktu lalu berhasil mencuri perhatian publik. Pasalnya sejumlah tamu undangan dan pemimpin negara yang hadir tampil menawan memakai baju batik khas Indonesia.
Baru-baru ini seorang jurnalis asal Inggris menjadi bulan-bulanan warganet lantaran mengunggah foto para pemimpin negeri kala mengenakan batik.
Dalam cuitannya, jurnalis bernama Sophie Corcoran menyinggung bila baju yang dikenakan para pemimpin terlihat sama dan 'seperti itu'.
"Kenapa mereka semua memakai baju yang sama dan seperti itu," cuitnya melalui akun Twitter Sophielouisecc.
Dirinya melampirkan foto PM Kanada Justin Trudeau, PM Inggris Rishi Sunak, dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. Dalam foto tersebut mereka kompak memakai batik buatan masyarakat Bali.
Unggahan ini rupanya memantik beragam komentar dari warganet. Tidak sedikit yang mengkritik cuitannya.
"Ini adalah kemeja batik tradisional Indonesia. Ini adalah kebiasaan bahwa semua tamu memakainya selama pertemuan di Indonesia. Mereka berwarna-warni dan cocok digunakan di udara panas. Anda mungkin ingin melihat mereka dalam setelan jas dan dasi agar terlihat sama, tetapi merek tidak mau," balas salah satu warganet.
"Hanya karena Anda tidak memiliki budaya, bukan berarti orang lain tidak memiliknya," komentar warganet lain.
Banyak warganet yang merasa bila cuitan tersebut bernada mengejek. Namun Sophie membela diri dengan mengakui bahwa dia hanya bertanya.
Baca Juga: Diselingkuhi Reza Arap, Ini Alasan Wendy Walters Ogah Cerita ke TV dan Podcast
"Lol ini bahkan tidak kontroversial, aku hanya bertanya mengapa mereka semua berpakaian dengan cara yang sama dan apa yang mereka lakukan. Bagaimana ini kontroversial?" cuitnya lagi.
Sementara itu, beberapa waktu yang lalu warganet berhasil menumbangkan salah satu akun Twitter yang diduga menghina kemeja batik. Ia mengunggah foto yang sama sembari menulis 'Apa yang para orang bodoh ini kenakan'.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN
-
Sihir Nobar: Saat Orang Asing Menjadi Kawan Hanya Karena Satu Gol
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Apa Saja yang Ditanyakan dalam Sensus Ekonomi?
-
Presiden Belarus Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
-
Dapat Kado Keranda Mayat dari BEM UI, Kapolri Akui Polri Belum Sempurna dan Butuh Kritik
-
IHSG Akhirnya Perkasa ke Level 5.695 Hari Ini
-
Kisah Inspiratif Achraf Hakimi: Anak Pedagang yang Sukses di Sepak Bola
-
Messi, Haaland, dan Mbappe: Siapa Layak Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026?
-
Nadiem Makarim Siap Ajukan Banding Usai Divonis 10 Tahun Penjara