/
Senin, 21 November 2022 | 10:27 WIB
Twitter/ SBYudhoyono

Sekretaris Departemen IV DPP Partai Demokrat, Hasbil Mustaqim Lubis, menyinggung lagi peristiwa demo di Era Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada tahun 2010.

Di salah satu demo, ada demonstran yang sampai membawa kerbau dengan foto SBY ditaruh di bagian pantat kerbau tersebut.

Melalui akun media sosial Twitter-nya, @Hasbil_M menyebut bahwa saat kejadian foto SBY di pantat kerbau, dua putra SBY yakni Agus Harimurti Yudhoyono (SBY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyikapi kejadian tersebut dengan penuh kesabaran. 

"Dulu Mas AHY dan Ibas sabarnya luar biasa, menahan amarah ketika melihat foto Pak SBY dipasang di pantat kerbau oleh pendemo," tulis Hasbil seperti dikutip Mamagini pada Senin (21/11/2022).

Hasbil lantas melontarkan bahwa usai insiden tersebut, keluarga SBY tidak menyeret pelaku ke penjara.

"Sakit melihatnya memang tapi faktanya, keluarga SBY tidak seret pelakunya ke penjara!" pungkasnya.

Cuitan ini sontak saja menjadi sorotan dari netizen. Netizen melontarkan beragam komentar pro kontra atas cuitan dari politisi Demokrat ini.

"Beda kualitas," ujar netizen.

"Iya betul dan apakah anak Pak SBY misuh-misuh di Twitter atau platform lain? Sayangnya saya tidak menemukan," imbuh netizen lain.

Baca Juga: Api Hanguskan Bangunan Rumah dan Kios di Cilodong Purwakarta

"Sabar sekali," tutur netizen lain.

Dalam kolom komentar, tak sedikit pula netizen yang mengungkit beberapa kasus ketika ada penghina ataupun demonstran di Era SBY yang berujung terkena vonis penjara.

"Supaya @PDemokrat tidak lupa sejarah & menjadi renungan @AgusYudhoyono. Gendo Suardana membakar foto SBY dan divonis 6 bulan penjara. Monang Johannes mengucapkan kata-kata kebencian pada SBY dan divonis 6 bulan penjara.Herman Saksono membuat gambar editan SBY ditangkap polisi," komentar netizen lainnya lagi.

Load More