/
Sabtu, 26 November 2022 | 13:39 WIB
Puan Maharani dan Megawati

Pengamat politik Jamiluddin Ritonga menilai saat ini Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tengah mempersiapkan penerus Trah Soekarno. Sosok tersebut diketahui bukan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani.

Mengutip WartaEkonomi.co.id -- jaringan Suara.com, sosok yang disebut-sebut bakal menjadi penerus dan menggantikan Megawati ini adalah Muhammad Prananda Prabowo.

Kini, putra dari Megawati tersebut sedang ditugaskan menjadi Kepala Pusat Analisa dan Pengendali Situasi PDI Perjuangan.

Menurut Jamiluddin, pemberian jabatan strategis tersebut merupakan langkah dari Megawati untuk mempersiapkan regenerasi dan suksesi kepemimpinan PDI Perjuangan.

"Megawati tampaknya sengaja memagangkan Prananda di Pusat Analisis dan Pengendalian Situasi sebelum menyerahkan jabatan ketua umum kepada anaknya tersebut," kata Jamiluddin di Jakarta, Jumat (25/11/2022) kemarin.

Bukan itu saja, Jamiluddin juga mengungkapkan bahwa langkah tersebut bisa saja digunakan oleh Megawati untuk membungkam pergerakan kubu-kubu yang ada di internal PDI Perjuangan.

Pasalnya, kini mencuat isu terkait beberapa kader yang diduga ingin memimpin PDI Perjuangan sepeninggalan Presiden ke-5 RI tersebut.

"Megawati ingin membagi peran berbeda pada anaknya. Prananda diharapkan untuk mengemban komando di internal PDIP," ucapnya.

Dalam pernyataannya, Jamiluddin juga memprediksi bahwa Megawati akan memajukan Puan Maharani sebagai calon presiden dalam Pilpres 2024.

Baca Juga: Bobby Nasution: Medan Kota Pertama Gratiskan Pengurusan Sertifikat Halal UMKM

Hal tersebut dimaksudkan agar kesinambungan Trah Soekarno dalam kepemimpinan nasional tetap terjaga.

"Momentum itu hanya tinggal pada 2024. Sebab setelah itu aura kepemimpinan Megawati tampaknya akan meredup,” pungkasnya.

Load More