Pengamat politik Jamiluddin Ritonga menilai saat ini Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tengah mempersiapkan penerus Trah Soekarno. Sosok tersebut diketahui bukan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani.
Mengutip WartaEkonomi.co.id -- jaringan Suara.com, sosok yang disebut-sebut bakal menjadi penerus dan menggantikan Megawati ini adalah Muhammad Prananda Prabowo.
Kini, putra dari Megawati tersebut sedang ditugaskan menjadi Kepala Pusat Analisa dan Pengendali Situasi PDI Perjuangan.
Menurut Jamiluddin, pemberian jabatan strategis tersebut merupakan langkah dari Megawati untuk mempersiapkan regenerasi dan suksesi kepemimpinan PDI Perjuangan.
"Megawati tampaknya sengaja memagangkan Prananda di Pusat Analisis dan Pengendalian Situasi sebelum menyerahkan jabatan ketua umum kepada anaknya tersebut," kata Jamiluddin di Jakarta, Jumat (25/11/2022) kemarin.
Bukan itu saja, Jamiluddin juga mengungkapkan bahwa langkah tersebut bisa saja digunakan oleh Megawati untuk membungkam pergerakan kubu-kubu yang ada di internal PDI Perjuangan.
Pasalnya, kini mencuat isu terkait beberapa kader yang diduga ingin memimpin PDI Perjuangan sepeninggalan Presiden ke-5 RI tersebut.
"Megawati ingin membagi peran berbeda pada anaknya. Prananda diharapkan untuk mengemban komando di internal PDIP," ucapnya.
Dalam pernyataannya, Jamiluddin juga memprediksi bahwa Megawati akan memajukan Puan Maharani sebagai calon presiden dalam Pilpres 2024.
Baca Juga: Bobby Nasution: Medan Kota Pertama Gratiskan Pengurusan Sertifikat Halal UMKM
Hal tersebut dimaksudkan agar kesinambungan Trah Soekarno dalam kepemimpinan nasional tetap terjaga.
"Momentum itu hanya tinggal pada 2024. Sebab setelah itu aura kepemimpinan Megawati tampaknya akan meredup,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Jokowi: Pemimpin yang Memikirkan Rakyat 'Banyak Kerutan di Wajahnya'
-
CEK FAKTA: Jokowi Dukung Gibran-Anies di Pilpres 2024, Benarkah?
-
Menuju Indonesia Emas 2045, Jokowi: Jangan Hanya Karena Kepentingan Politik Lupa Jaga Keberlanjutan Pembangunan
-
Jokowi ke Relawan: Hati-hati, Jangan Pilih Pemimpin yang Nanti Senangnya Duduk di Istana AC-nya Dingin
-
'Woi Pembela JK Datang' Panda Nababan Beberkah Momen Dirinya Jadi Penengah Perseteruan Rizal Ramli dan Jusuf Kalla
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
Kabar Terbaru Jalur Selatan Garut, Buka Tutup Jalan di Bungbulang Usai Tertimbun Longsor
-
Kisah di Balik Literasi Senja: Dari Eksperimen Sederhana Menjadi Fondasi Peradaban Kota Cirebon
-
Malaysia Healthcare Expo Hadir di Medan, Bisa Konsultasi Tanpa Biaya
-
Wujudkan Hunian dan Kendaraan Impian di BRI Consumer Expo 2026
-
Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan