/
Rabu, 07 Desember 2022 | 09:48 WIB
Soleh Solihun. (https://www.instagram.com/solehsolihun/)

Selain berkecimpung di dunia komedi, Soleh Solihun dikenal sebagai sosok yang memiliki pengetahuan luas soal musik.

Ia pernah menjadi wartawan di majalah musik Rolling Stones. Dari sana ia dikenal pula sebagai kritikus musik.

Meski begitu, anggota The Prediksi ini rupanya pernah menganggap musik sebagai sesuatu yang haram.

Hal itu ia ungkap saat menjadi bintang tamu di kanal YouTube VINDES.

Soleh bercerita kala itu ia masih kelas satu SMP dan mengikuti pesantren kilat, dari situ lah ia menganut keyakinan itu.

"Kan gue dulu menganggap musik haram, gara-gara pesantren kilat sebulan," ujar Soleh Solihun, dikutip dari kanal YouTube Vindes, Rabu (7/12/22).

"Terus di pesanten itu dibilang, musik itu haram kecuali bunyi-bunyian yang dikeluarkan oleh suara laki-laki atau alat musik dari kulit binatang," lanjutnya lagi.

Karena keyakinan itu, setiap kali temannya membawa kaset band metal terbaru, ia menolak mendengarkannya.

"Temen gue bawa kaset metallica, Gun and Roses, gue 'waduh haram haram haram'," ujarnya sambil menutup telinga.

Baca Juga: Innalillahi, Lord Rangga Pendiri Sunda Empire Meninggal Dunia, Warganet Sampaikan Belasungkawa

Kocaknya, keyakinannya soal musik itu haram berubah saat mendengar Iwan Fals.

"Pas dengerin Iwan Fals, wah Iwan Fals muslim kayaknya Allah ga akan terlalu marah deh," ujarnya, karenanya saat itu ia hanya mendengarkan lagu-lagu dari Iwan Fals dan Slank.

Namun keyakinannya itu berubah total saat ia masuk kuliah. Ia tak peduli lagi dengan anggapan musik itu haram.

"Cuma kan begitu kuliah udah mulai luntur, ahhh aku mau mendengarkan musik, ga peduli lah mau haram juga yang penting enak," imbuh Soleh.

Load More