Nikita Mirzani saat ini di penjara karena kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Dita Mahendra.
Selama di penjara Nikita Mirzani mengungkapkan tidur di atas matras tipis, sama seperti tahanan lainnya.
Akibatnya, ia mengalami nyeri tulang leher atau terkena pengapuran tulang leher.
“Karena kan tempat tidurnya matras dan tipis memang harus menyesuaikan sama tahanan yang lain, mungkin terlalu lama," kata Nikita, dikutip dari hops.id.
Sebelum di penjara, Nikita mengakui memang mengalami masalah tulang dan kerap menjalani terapi.
Karena penyakit tersebut, ia tak hadir pada sidang lanjutan dari kasus pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri Serang beberapa hari lalu.
Pengapuran tulang itu membuatnya tak bisa menoleh dan mengalami meriang.
“Di leher ada pengapuran. Hari Selasa baru mau ketemu dokter karena tulangnya nomor empat sama nomor lima keluar, jadi ga bisa nengok," kata Nikita Dikutip.
Sebelumnya, sahabat Nikita, Fitri Salhuteru juga menunjukkan hasil dari rontgen tulang.
Baca Juga: Kenali Perbedaan Kembang Api dan Petasan yang Memeriahkan Malam Tahun Baru
Selain pengapuran tulang itu, Nikita juga mengatakan dirinya memiliki skoliosis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Generasi Muda Terperangkap Utang Paylater dan Pinjol: Kurangnya Literasi Keuangan Jadi Pemicu?
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian