Nikita Mirzani saat ini di penjara karena kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Dita Mahendra.
Selama di penjara Nikita Mirzani mengungkapkan tidur di atas matras tipis, sama seperti tahanan lainnya.
Akibatnya, ia mengalami nyeri tulang leher atau terkena pengapuran tulang leher.
“Karena kan tempat tidurnya matras dan tipis memang harus menyesuaikan sama tahanan yang lain, mungkin terlalu lama," kata Nikita, dikutip dari hops.id.
Sebelum di penjara, Nikita mengakui memang mengalami masalah tulang dan kerap menjalani terapi.
Karena penyakit tersebut, ia tak hadir pada sidang lanjutan dari kasus pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri Serang beberapa hari lalu.
Pengapuran tulang itu membuatnya tak bisa menoleh dan mengalami meriang.
“Di leher ada pengapuran. Hari Selasa baru mau ketemu dokter karena tulangnya nomor empat sama nomor lima keluar, jadi ga bisa nengok," kata Nikita Dikutip.
Sebelumnya, sahabat Nikita, Fitri Salhuteru juga menunjukkan hasil dari rontgen tulang.
Baca Juga: Kenali Perbedaan Kembang Api dan Petasan yang Memeriahkan Malam Tahun Baru
Selain pengapuran tulang itu, Nikita juga mengatakan dirinya memiliki skoliosis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung