Anggota DPR RI Dedi Mulyadi kembali menyambangi rumah Yessy, wanita yang gagal menikah tepat H-3 sebelum rencana pernikahan keduanya digelar.
Pada momen tersebut, Kang Dedi turut berbincang-bincang dengan Yessy dan ibunya. Salah satu hal yang dibahas adalah mengenai penghasilan dari mantan calon mertua Ryan Dono tersebut.
Kang Dedi bertanya, mengapa meskipun ayah Yessy bekerja sebagai anggota TNI berpangkat Sesan Mayor, tapi kehidupan keluarganya terlihat kesusahan.
Sang ayah harus bekerja sambilan dengan membuka usaha tabung gas dan galon air, serta berternak kambing.
"Banyak yang tanya juga karena harus dijelaskan. Kenapa sih ibu ini bapaknya itu pangkatnya Sersan Mayor anggota Koramil kok kelihatan susah banget," ujar Kang Dedi seperti dikutip Mamagini melalui unggahan kanal YouTube KANG DEDI MULYADI OFFICIAL pada Minggu (18/12/2022).
Ia meminta agar keluarga Yessy menjelaskan hal tersebut agar tidak terjadi kesalahpahaman.
"Jelasin aja, jangan sampai ada tuduhan," terang Kang Dedi.
"Yang jelas bapak sampai jualan gas, sampai jualan galon," sambungnya.
Karena sang ibu ataupun Yessy enggan menjelaskan, Kang Dedi lantas mengungkapkan bahwa ayah Yessy harus membayar cicilan ke bank. Ayah Yessy ternyata sempat menjadi korban penipuan investasi emas.
Baca Juga: Firasat Tak Enak Sang Anak Jelang Kebakaran di Manggarai: Mah, Pindah Yuk di Jakarta Panas
"Sedangkan gajinya minus ya kan. Gaji tentaranya. Kenapa gaji tentaranya tinggal sedikit, karena uangnya dipakai jaminan ke bank," jelas Kang Dedi.
"Ibu pernah cerita ke saya, yaitu ditipu oleh orang lain. Jadi ada orang yang nawarin investasi penambangan emas di Kalimantan," lanjutnya.
Pria berumur 51 tahun tersebut mengungkapkan bahwa ayah Yessy harus melunasi cicilan hingga Rp200 juta. Hal tersebut tentunya sangat menjadi beban bagi keluarga tersebut.
"Uangnya sampai Rp200 juta. Waduh, kalau untuk ukuran pangkat Sersan Mayor ngambil uang ke bank Rp200 juta berapa tahun lagi cicilannya?" tanya Kang Dedi.
"Masih 4 tahun," jawab ibu Yessy.
Berita Terkait
-
Yessy Kedapatan Bangun Tidur Terlalu Siang, Dedi Mulyadi Lagi-Lagi Beri Sindiran: Kamu kan Calon Ibu Rumah Tangga
-
Dedi Mulyadi Kembali Sidak Rumah Yessy Duta Sertifikat Rumah: Sudah Lumayan tapi Masih Ada yang Tumpuk-Tumpuk
-
Rumah Yessy 'Sertifikat Rumah' Dibilang Jorok Hingga Kayak Kapal Pecah, Ada Dampaknya Gak Sih?
-
Yessy Duta Sertifikat Rumah Ngegas Disebut Sok Cantik: Coba Ketemu Langsung!
-
Tak Terima Disebut Sok Cantik, Yessy Duta Sertifikat Tantang Warganet: Coba Lo Ketemu Gue, Cantikan Siapa?
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Google Gemini Siap Hadirkan Avatar 3D Mirip Wajah Asli, Bisa Kloning Diri untuk Video dan Konten
-
Dulu Tidur di Pom Bensin dan Makan Warteg, Rey Bong Kini Balas Budi Jadikan Ayahnya 'Bos'
-
Daftar Saham Lepas Gembok BEI, Bisa Diperdagangkan IHSG Hari Ini
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Andara: Fortuner Terbalik, Penumpang LCGC Dilarikan ke RS
-
Dream to You: Hwang In Yeop dan Hye Ri Hadapi Cinta dan Mimpi yang Tertunda
-
Yaqut Cholil Qoumas Jabatan Sebelumnya Apa? Mantan Menteri Agama yang Kembali Ditahan di Rutan
-
4 Rekomendasi HP Mirip iPhone 17 Air Harga Rp5 Jutaan ke Bawah: Body Tipis, Desain Kamera Horizontal
-
4 Brightening Moisturizer Jumbo di Bawah Rp74 Ribu, Bikin Cerah Bebas Kusam
-
Jadi Sorotan Publik, Doyoung NCT Hadir di Acara Pemerintahan saat Wamil
-
Penghapusan KBMI 1 Masih Bertahap, OJK Pastikam Tidak Ada Unsur Paksa