Bharada E atau Richard Eliezer disebut tidak bisa tidur dan sempat didatangi mendiang Brigadir J di dalam mimpinya selama melewati proses hukum.
Hal itu diungkapkan oleh Liza Marielly Djaprie selaku psikolog klinis yang turut memberikan bantuan psikologis kepada Bharada E.
“Dia (Bharada E) ceritakan juga ada kondisi-kondisi dia susah tidur," kata dia dikutip dari hops.id via video youtube kompas.com.
Lanjut dia, kondisi itu dialami Bharada E usai dirinya menerima tuntutan JPU 12 tahun penjara.
“Dalam proses (tuntutan) itu tuh sebelum persidangan. (Dia) Mimpi almarhum Bang Yoshua gitu.” Ujarnya.
“Itu ada beberapa kali dia cerita,” ujar psikolog Liza lagi.
Kondisi itu membuat Richard ketakutan terutama ketika malam hari.
“Terus kadang-kadang ya memang paling sulit itu malam hari, karena kan kalau siang hati kan banyak distraksinya ya”.
Selain itu, Kuasa hukum Bharada E, Ronny B Talapessy juga mengungkapkan hal yang sama dari kliennya.
Baca Juga: Pro Kontra Rencana Penambahan Kodam di Tiap Provinsi yang Disebut Mendesak
“Dia yang banyak encourage saya malah. Iya, dia malah ngasih semangat ke saya kan, dia bilang ‘Bang! Nggak usah khawatir tetap optimis’,” ujarnya menirukan perkataan Bharada E.
Dia juga menanyakan sejaka kapan laki-laki tersebut tak bisa tidur.
“Ya saya tanya ‘Kamu sejak kapan tidak bisa tidur?’” tanyanya.
“Sejak tuntutan, pak," ujar pengacara itu menirukan ucapan Bharada E.
“Tapi saya nggak mau dalami. Artinya ya sepanjang dia sehat dan aman,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati