Gaya parenting Nikita Willy kerap disorot lantaran dinilai berbeda dari orang tua umumnya. Salah satunya adalah membiasakan Issa Xander Djokosoetono tidur sendiri sejak usianya baru 4 bulan.
Baru-baru ini, Nikita Willy mengungkapkan alasan mengapa ia melakukan hal ini di usia anaknya yang masih sangat dini.
Dalam sebuah tayangan video yang diunggah akun @insta_julid, Senin (20/2/2023), pesinetron cantik itu awalnya mengetahui metode sleep training saat masih di Amerika, ketika usia Issa baru 3 bulan.
"Waktu itu pas aku masih di Amerika, aku sering dinner sama dokter aku, sama temen-temen aku. Mereka punya anak, mereka nggak punya nanny, cuma hidupnya mereka kok kayak teratur sekali," cerita istri Indra Priawan itu.
"Setiap anaknya tidur siang dia bisa ke gym, terus anaknya masuk kamar jam 6 sore, dia bisa hangout sama kita. Sementara aku sama Indra matanya masih kayak sembab gitu. Sama dokter aku kaya 'Are you okay?'" lanjutnya.
Dari situlah, Nikita diperkenalkan dengan yang namanya sleep training oleh teman-temannya.
Sebelum balik ke Indonesia, Nikita dan suami bertemu dengan sleep trainer, dan mereka diberi jadwal latihan selama 2 minggu untuk menidurkan Issa.
"Aku dibikinin jadwal yang rutin sama si trainer itu, coba jalanin ini selama 2 minggu di Jakarta. 2 minggu aja di Jakarta setelah jalanin itu. Dua minggu baru kita start sleep training," tutur Nikita.
Ternyata, setelah 2 minggu, Issa tampak sudah terbiasa dengan jadwal sehari-harinya.
Baca Juga: Sosok Sir Jim Ratcliffe, Calon Pembali Saham Manchester United, Saingan Emir Qatar
"Udah ada kayak di memori dia, oh abis ini aku tidur, abis ini aku baca buku, habis baca buku aku ini," ungkapnya.
"Jadi gampang banget ditaruh buat tidur dan itu yang membuat aku kayak lebih bebas ya. Jadi ya kalau dia lagi tidur siang aku bisa nge-gym, kalau dia udah tidur malam jam 06.30 dia udah tidur, aku bisa jalan sama temen-temen kayak gitu," katanya lagi.
Nikita pun mengakui, berkat sleep training tersebut, kehidupannya dan sang suami menjadi lebih bahagia.
Video tersebut pun langsung mendapat beragam tanggapan dari warganet. Kebanyakan warganet merasa iri, namun sadar bahwa mereka tak bisa adu nasib ataupun mengikuti pola asuh yang diterapkan Nikita kepada anaknya.
"Tidak usah adu nasib ya mak. Biarlah Nikita Willy hidup dengan cara parentingnya. Jika ada hal positif yang bisa ditiru ya ditiru. Jika dirasa tidak bisa ditiru, ya nikmati saja kehidupan ini dengan cara masing-masing. Tidak usah membandingkan cerita hidup masing-masing. Karena jalan hidup orang, takaran rezeki, kedewasaan dll pasti berbeda," komentar salah satu warganet bijak.
"Untuk yang masih pada mempertanyakan kalo begini gimana kalo begitu gimana, anak gw gak mungkin ditinggal begini begitu, berarti pola ini bukan buat kalian. Udah gitu aja," balas warganet yang lain.
"Tiap lihat ada postingan tentang Nikwil, isi komen selalu adu nasib. Ternyata memang benar kata orang-orang, satu hal yang mudah dilakukan tapi sulit diutarakan: Bersyukur. Yuk bersyukur sama hidup kita yuk buk ibuuuuk, dan bersyukur karena kita punya parenting dengan cara kita sendiri," komentar warganet lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik