Berbeda dengan Mario Dandy yang merupakan anak pejabat dengan harta mencapai puluhan miliar rupiah, Agnes ternyata tidak berasal dari keluarga kaya raya.
Hal ini dikatakan oleh pengacara Agnes, Mangatta Toding Allo, ketika ditemui di Polda Metro Jaya.
Dalam keterangannya, seperti yang dilihat di akun Instagram @lambe_turah, Senin (6/3/2023), Mangatta bahkan mengatakan bahwa pihaknya memberikan bantuan hukum secara gratis kepada Agnes.
"Memang pihak keluarga, ayahnya sedang sakit stroke, kami buka saja. Ibunya sedang kanker paru. Kakaknya kemarin muncul di media itu habis operasi jantung. Tapi dia memberanikan diri untuk menyampaikan suara dari pihak keluarga," kata Mangatta.
"Memang apa adanya kami menangani ini secara pro bono," ujar pengacara itu lebih lanjut.
Polisi belum lama ini memang meningkatkan status Agnes, pacar Mario Dandy, sebagai "anak yang berhadapan dengan hukum", yang sama artinya sebagai tersangka.
Menurut Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol, Hengki Haryadi, penggunaan istilah "anak yang berhadapan dengan hukum" berlaku bagi anak di bawah umur yang tidak bisa disebut sebagai tersangka seperti halnya orang dewasa.
Mangatta sendiri mengaku pihaknya sampai saat ini masih berkordinasi dengan polisi tentang kapan dan bagaimana proses ke depan dan kelanjutan dari kliennya tersebut.
Kondisi keluarga Agnes yang disebutkan oleh pengacaranya tersebut ternyata tidak lantas membuat warganet jatuh kasihan. Deretan sindiran tetap dilontarkan kepada siswi kelas 1 SMA tersebut.
"Mulai menjual kesedihan," kata warganet.
"Ini yang dinamakan ekonomi sulit gaya selangit," sindir warganet.
"Nah, udah enak-enak pacaran sama anak pejabat, pakai berulah," komentar warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Mesin Meledak di Sprint Race GP Aragon, Fabio Quartararo: Saya Sudah Tahu
-
Harga Emas Antam Stagnan, Masih Dibanderol Rp2.670.000/Gram
-
Apa Boleh Menggoreng di Rice Cooker? Pahami Dulu Risikonya
-
IHSG Sepekan Anjlok, Rp18 Triliun Raib dari Bursa Saham
-
Perempuan dan Beauty Fatigue: Saat Tren Kecantikan Mulai Terasa Melelahkan
-
Status Bencana Tak Ditentukan karena Desakan Publik, Harus Ada Data Lapangan
-
Pemkot Kendari Wajibkan ASN Setor Sampah Tiap Hari Jumat
-
6 Penyebab Kulkas Tidak Dingin tapi Lampu Menyala, Cek Dulu Komponen Ini sebelum Beli Baru
-
Makin ke Sini Makin Banyak Istilah Baru, Memangnya Kita Paham Konteksnya?
-
Serangan Gajah di Bengkalis Lukai Warga, Seorang Meninggal usai Kelelahan Berjaga