Publik tengah ramai dengan teknik pengobatan alternatif yang dilakukan seorang wanita asal Dayak, yang disebut Ibu Ida Dayak.
Kemampuannya menyembuhkan pasien dengan beragam jenis penyakit, mulai dari patah tulang, tidak bisa bicara, dan lainnya, menjadikan masyarakat menganggap Ibu Ida Dayak sebagai sosok yang sakti.
Yang menarik, proses pengobatan yang dilakukan Ibu Ida Dayak ini cukup unik. Dengan mengenakan baju dan aksesori suku daerah asalnya, pertama-tama Ibu Ida Dayak berdoa terlebih dahulu kepada Allah SWT. Kemudian, ia akan menari-nari dan menggoyangkan tubuhnya. Kedua kakinya juga terlihat maju mundur secara bergantian.
Setelah itu, Ibu Dayak akan menyiramkan minyak bintang yang berwarna merah ke bagian tubuh pasien yang bermasalah.
Rupanya, tarian kecil yang dilakukan Ibu Ida Dayak ini menarik perhatian banyak warganet. Alhasil, belakangan, banyak publik memparodikan tarian tersebut dan menjadikannya konten di media sosial.
Salah satunya adalah pemilik akun TikTok @malaga.fams yang menyanyikan sebuah lagu sambil melakukan joget ala Ibu Ida Dayak. Dengan berpakaian layaknya Ibu Ida Dayak, sang biduan tampak melakukan ritual menyembuhkan seorang pasien yang tangannya pura-pura bengkok.
Tak hanya itu, ada pula akun TikTok zanzabellaa_ yang meski tidak berpakaian ala Ibu Ida Dayak, jelas-jelas memparodikan metode penyembuhan yang sedang viral tersebut. Tampak seorang wanita memakai kain dan ikat kepala, tengah berjoget sambil pura-pura mengobati lengan temannya yang bengkok.
Kedua video parodi di atas diunggah ulang oleh akun Insatagram @lambe__danu, dilihat Sabtu (8/42023). Sontak saja, unggahan tersebut ramai dengan kemarahan warganet. Tak sedikit yang menganggap bahwa sangatlah tak etis memparodikan Ibu Ida Dayak, yang punya niat tulus menolong orang-orang yang sakit dan putus asa.
Bahkan, tak sedikit warganet yang menyinggung soal kapuhunan, yaitu kedatangan musibah atau celaka sesuai apa yang kita perbuat.
Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Frank Lampard Debut Pelatih Interim, Chelsea Tak Berdaya di Kandang Wolves
"Kenapa dibikin parodi, sih. Kan Ibu Ida nolong dan nggak ngerugiin mereka. Malahan yang sembuh bahagia bisa sembuh dengan bantuan Ibu Ida," komentar warganet.
"Belum pernah merasakan tangan gak bisa balik tuh orang-orang yang bikin parodi. Udah ada yang klarifikasi dari pemuka adat Dayak, lho, Bu Ida itu bukan sembarangan tarian, tapi dari roh leluhur," timpal warganet yang lain.
Gak etis banget sih yang buat parodi tersebut. Terlepas cara pengobatan yang dilakukan Ibu Ida itu unik," tulis waragnet.
"Jangan sampai kapuhunan loh ya dianggap tarian gitu lelucon," kata waragnet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik