Setelah dirawat sekama 53 hari di rumah sakit, David Ozora akhirnya diperbolehkan pulang ke rumah.
Meski kondisinya sudah berangsur membaik, fisik dan mental David Ozora masih membutuhkan banyak sekali terapi.
Itu sebabnya, meski sudah pulang ke rumah, David Ozora tetap memerlukan perawatan yang setara dengan perawatan di ruang ICU rumah sakit.
Keluarga pun menyulap kamar tidur David di rumah menjadi seperti layaknya ruang ICU. Begitu pula dengan fasilitas tenaga kesehatan yang berjaga 24 jam untuk David.
Sang ayah, Jonathan Latumahina, mengunggah foto kamar David yang disulap menjadi ruang ICU di media sosialnya.
Dalam foto tersebut tampak kamar David dilengkapi dua tempat tidur, di mana satu tempat tidur merupakan standar rumah sakit, dan satu lagi merupakan tempat tidur biasa yang diduga digunakan oleh anggota keluarga yang menjaga David sehari-hari.
Kemudian, tampak beberapa peralatan medis di samping tempat tidur yang digunakan oleh David Ozora. Dalam cuitannya di Twitter, Jonathan Latumahina membeberkan peralatan medis apa saja yang ia siapkan untuk di kamar anaknya.
"Kondisi David saat ini masih perlu terapi kognitif dan motorik untuk 6 bulan ke depan, karena masa kritisnya sudah terlalui, tim dokter merujuk untuk lanjut perawatan di rumah (home care)," cuitnya di akun Twitter @seeksixsuck, dikutip Selasa (18/4/2023).
Lebih lanjut, Jonathan Latumahina juga menyebut bahwa perlakuan home care ini sama seperti perawatan yang didapat David di ICU, yaitu tim perawat 24 jam, kunjungan dokter, okupasi terapi, fisioterapi, terapi wicara, pemasangan bed standar perawatan rumah sakit, oksigen konsentrat, dan monitor EKG.
Baca Juga: Libur Lebaran, DPRD Jateng Minta Pemerintah Optimalkan Potensi Wisata Daerah
"Karena masih masuk pada penanganan tingkat tinggi (HCU), maka David belum bisa dikunjungi secara bebas," pungkas sang ayah.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Waspada! Bibit Siklon 90S Berpotensi Jadi Badai Tropis dalam 24 Jam, BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem
-
Petaka Mauro Zijlstra! Baru 23 Menit Berseragam Persija Langsung Cedera Paha
-
Petaka Mauro Zijlstra! Baru 23 Menit Berseragam Persija Langsung Cedera Paha
-
Negara Mana Saja yang Terancam Greater Israel? Ini 7 Wilayah yang Berisiko
-
Cuma 6 Persen Sekolah Bisnis Dunia Kantongi Sertifikasi AACSB, Kini Ada Satu dari Indonesia
-
Kabar Menyayat Hati, Masjid Al Aqsa Tak Gelar Salat Tarawih untuk Pertama Kali
-
Baru Jalani 2 Pertandingan, Kelemahan Maarten Paes Mulai Nampak di Ajax Amsterdam
-
Eropa Terancam Gelap: Pipa Migas Rusia Rusak, Perang Iran Tutup Selat Hormuz
-
Serangan Drone Iran Hantam Area Konsulat AS di Dubai
-
Mudik Gratis Telkom 2026 Dibuka: Simak Jadwal, Cara Pendaftaran, dan Rute Perjalanan