/
Kamis, 04 Mei 2023 | 10:16 WIB
Cek Fakta: LBH Muhammadiyah Resmi Bekukan BRIN, Benarkah? (Thumbnail YouTube)

Beredar kabar yang menarasikan bahwa Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Muhammadiyah membekukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 335 ribu pengikut bernama RUANG INDONESIA melalui sebuah video yang diunggah pada 3 Mei 2023.

"LBH MUHAMMADIYAH RESMI BEKUKAN BRIN" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Kamis (4/5/2023).

Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa foto yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:

"MUHAMMADIYAH BERHASIL BEKUKAN BRIN
AKIBAT ULAH ANDI PANGERANG KANTOR BRIN BERAKHIR BEGINI"

Namun begitu, apakah benar Muhammadiyah berhasil membekukan BRIN?

Penjelasan

Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait LBH Muhammadiyah yang membekukan BRIN.

Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Muhammadiyah berhasil membekukan BRIN.

Baca Juga: 5 Fakta Choupette, Kucing Terkaya di Dunia Peliharaan Karl Lagerfeld

Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada berita kredibel yang menyatakan LBH Muhammadiyah bekukan BRIN buntut dari ulah Andi Pangerang.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim dengan narasi buntut ulah Andi Pangerang LBH Muhammadiyah bekukan BRIN merupakan klaim yang salah.

Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi dan narasi menyesatkan.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More