/
Sabtu, 13 Mei 2023 | 11:35 WIB
coldplay konser di Indonesia [instagram]

Rencana konser Coldplay di Indonesia tampaknya tak diterima oleh semua kalangan. Penolakan datang dari Persaudaraan Alumni 212 atau PA 212. Kelompok tersebut kemudian mendesak pemerintah untuk menolak konser Coldplay di Indonesia.

Alasan menolak konser Coldplay di Indonesia lantaran menurut organisasi itu karena band asal Inggris tersebut membawa nilai-nilai pro-LGBT dan ateisme.

"Jelas kami dari PA 212 menolak konser Coldplay yang mendukung LGBT itu," kata Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin kepada Warta Ekonomi, salah satu bagian jejaring Suara.com.

"Pemerintah harus tegas menolak Coldplay untuk menjaga keutuhan bangsa apalagi menjelang pesta politik. Kalau membiarkan bahkan sampai mendukung kami jelas tidak bertanggung jawab atas gejolak umat Islam karena bisa saja mereka akan membawa ular seperti saat akan datangnya konser Lady Gaga juga Miss World atau bisa juga mereka memblokir lokasi atau mengepung bandara," tegasnya.

Menurutnya Indonesia sebagai negara dengan penduduk mayoritas Islam dan berpedoman pada Pancasila.

"Kalau sampai menggelar konser di Indonesia karena selain Indonesia adalah negara mayoritas penduduknya umat Islam terbesar di dunia, juga LGBT sangat bertentangan dengan nilai Pancasila," tambahnya.

Selain meminta pemerintah menolak, ia juga meminta panitia mengurung niatnya.

"Dan saya menghimbau agar panitia segera mengurungkan niatnya mendatangkan Coldplay karena masih banyak group musik yang tidak beraliran mendukung LGBT dan atheis daripada dirugikan seperti gagalnya konser Lady Gaga, Miss World  serta batalnya aktris porno Miyabi," terangnya.

Untuk diketahui Coldplay akan menggelar konser di Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta pada 15 November mendatang.

Baca Juga: 2 Resep Seblak Kerupuk Basah Pedas, Bumbunya Simpel Rasa Dijamin Nagih

Load More