Beredar kabar yang menarasikan bahwa Moeldoko kini mengambil alih posisi Ketua Umum Demokrat setalah berhasil memaksa Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk tanda tangan.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 206 ribu pengikut bernama SEPUTAR INDONESIA melalui sebuah video yang diunggah pada 1 Juni 2023.
"RESMI AMBIL ALIH KETUM DEMOKRATMOELDOKO BERHASIL PAKSA AHY-SBY TANDA TANGAN" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Kamis (1/6/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar thumbnail dengan narasi sebagai berikut:
"AMBIL ALIH KETUM PARTAI DEMOKRAT
MOELDOKO BERHASIL PAKSA AHY TANDA TANGAN"
Namun begitu, apakah benar Moeldoko kini menjadi Ketua Umum Partai Demokrat setelah berhasil memaksa AHY dan SBY untuk tanda tangan?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait Moeldoko yang berhasil memaksa AHY dan SBY untuk tanda tangan hingga dirinya kini menjadi ketum Demokrat.
Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Moeldoko kini menjadi ketum partai Demokrat.
Baca Juga: Bima Sakti Tunggu Arahan dari Erick Thohir soal Pemain Timnas U-16 yang Dikirim ke Aspire Academy
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini Ketua Umum Demokrat masih dijabat oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan Moeldoko berhasil memaksa AHY dan SBY untuk tanda tangan hingga dirinya kini menjadi ketum Demokrat merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Demi Menangkan Anies Baswedan, Jutaan Massa Tuntut Jokowi Mundur, Benarkah?
-
Cek Fakta: Johnny G Plate akui Surya Paloh Terima 3 Triliun, Benarkah?
-
Cek Fakta: Maia Estianty Nangis Kejer Dengar Pengakuan Yuni Shara soal Irwan Mussry
-
Cek Fakta: Surya Paloh Akui Terima 3 Triliun dari Johnny G Plate, Benarkah?
-
Cek Fakta: Anies Baswedan Labrak Jokowi ke Istana, Tunjukkan Bukti Kecurangan Menangkan Ganjar, Benarkah?
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Penolakan JC Sony Sonjaya Dinilai Hambat Pengungkapan Nama-Nama Penting di Kasus MBG
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Dishub DKI Siapkan Shelter hingga Relaksasi Parkir bagi Ojek Online
-
Bintang yang Mustahil Digapai
-
Eks Aktivis Reformasi 98 Dukung Prabowo, Minta Koruptor MBG Dihukum Seumur Hidup
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
Jadi Ladang Korupsi, Program MBG Sudah Sepatutnya Dihentikan?
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen