/
Jum'at, 02 Juni 2023 | 16:37 WIB
Ilustrasi KDRT

Akhirnya, RR mengajak Farah ke sebuah vila yang berada jaug dari keramaian untuk tempat ia dan anaknya beristirahat. Sayangnya, RR yang berjanji akan kembali menemuinya di malam hari, malah pergi kembali ke Jakarta.

Farah yang terpuruk pun menangis semalaman di Pusdiklat. Seorang dokter pun datang memeriksa kondisi kejiwaannya.

"Dengan sigap, mereka membawa saya ke Rumah Sakit Jiwa Marzoeki Mahdi untuk segera mendapatkan perawatan kejiwaan saya. Saya dinyatakan depresi... Akumulasi kesakitan yang saya tahan 2 bulan ditinggalkan saat hamil besar hingga melahirkan," curhat Farah.  

"Di perjalanan menuju RSJ, saya tetap menangis, rasa sakit begitu dalam saya rasakan. Hingga di ruang IGD mata saya terbelalak ketika membaca tulisan yang tertera di seragam perawat "RSJ Marzoeki Mahdi", saya meronta untuk keluar dari sana sembari mengatakan saya tidak gila," tulisnya lagi.

Di RSJ, Farah diobservasi di ruangan bersama para ODGJ lain. Ia mengaku ketakutan lantaran beberapa ODGJ begitu galak, bahkan ada yang menjambak rambutnya. 

Saat dirawat di RSJ, Farah sempat dioperasi hemoroid lantaran mengalami perdarahan. Setelah operasi, RR akhirnya datang. Namun, kedatangan RR bukan untuk menjenguknya, melainkan untuk menceraikannya.

Kisah Farah ini langsung menarik perhatian warganet. Tak sedikit yang memberi dukungan moral kepadanya, meski hingga saat ini belum diketahui secara pasti identitas mantan suami Farah yang berinisial RR tersebut. . 

Load More