Beredar kabar yang menarasikan bahwa orang bayaran Luhut Binsar Pandjaitan mencoba menyerang Haris Azhar menggunakan senjata tajam sehingga sidang kasus pencemaran nama baik yang sedang digelar terpaksa dihentikan.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 244 ribu pengikut bernama LIDAH RAKYAT melalui sebuah video yang diunggah pada 12 Juni 2023.
"RicuhSidang Dihentikan Sementara, Orang Bayaran Luhut Tiba2 Masuk Coba Celakai Haris&Fatia" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Senin (12/6/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar yang diduga telah direkayasa sebagai thumbnail dengan narasi sebagai berikut:
"TAK KNDUSIF !!
SIDANG TERPAKSA DI HENTIKAN
ORANG BAYARAN LUHUT TIBA2 MASUKI PERSIDANGAN COBA CELAKAI HARIS AZHAR PAKAI SAJAM"
Namun begitu, apakah benar sidang kasus pencemaran nama baik Luhut Binsar Pandjaitan terpaksa dihentikan karena Haris Azhar diserang menggunakan sajam?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait Haris Azhar yang diserang oleh seseorang menggunakan sajam.
Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa terdapat orang suruhan Luhut yang menyerang Haris Azhar.
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini, tidak ada bukti atau pun berita kredibel yang menyatakan terdapat orang suruhan Luhut yang menyerang Haris Azhar.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan terdapat orang suruhan Luhut yang menyerang Haris Azhar sehingga sidang terpaksa dihentikan merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Amanda Manopo dan Arya Saloka Resmi Menikah Pakai Adat Jawa, Benarkah?
-
Cek Fakta: Lagu Putri Ariani Dibeli Simon Cowell Seharga Rp7 Triliun
-
Haris Azhar dan Fatia Kompak Tolak Kesaksian Asisten Luhut di Sidang: Tidak Konsisten dan Memprovokasi
-
Planga-plongo Dicecar Kerugian Materil dari Konten Haris Azhar, Hakim Diminta Tegur Asisten Luhut Supaya Jujur
-
CEK FAKTA: Ma'ruf Amin Komandoi Kampanye Anies Baswedan Presiden 2024
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
5 Rekomendasi Sepatu Gunung Lokal Terbaik 2026 dan Harganya
-
6 Fakta Miris Kapasitas TPA Sarimukti yang Habis di 2026
-
Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini
-
Intip Harta Kekayaan Dadan Hindayana yang Capai Rp9 Miliar
-
Klasemen Grup A Piala AFF U-19: Indonesia Sapu Bersih, Tapi Masih di Bawah Vietnam
-
Mengapa Kasus Noven Mandek Bertahun-tahun?
-
Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik
-
Bandung Raya Siaga Satu! TPA Sarimukti Diprediksi Penuh Total Oktober 2026
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan